Get iNews App with new looks!
Mode Gelap
Advertisement
Aa Text
Share:
Read Next : Ini Alasan Rusia-China 'Tak Dukung' Iran saat Voting Resolusi DK PBB soal Serang Negara Teluk
Advertisement . Scroll to see content

Inggris Berencana Kirim Bantuan Militer Baru ke Ukraina

Senin, 04 April 2022 - 22:24:00 WIB
Inggris Berencana Kirim Bantuan Militer Baru ke Ukraina
Perdana Menteri Inggris, Boris Johnson ingin mengirim jenis bantuan militer baru ke Ukraina. (Foto: Reuters)
Advertisement . Scroll to see content

LONDON, iNews.id - Perdana Menteri Inggris, Boris Johnson ingin mengirim jenis bantuan militer baru ke Ukraina. Bantuan militer tersebut untuk membantu Ukraina mempertahankan diri dari invasi Rusia

Pernyataan ini disampaikan Johnson pada Senin (4/4/2022). Sayangnya, dalam pernyataan tersebut, dia enggan menyebut dengan detail senjata yang dimaksud. 

Sebelumnya, Johnson sempat mengungkapkan keinginannya untuk memasok Ukraina dengan senjata lebih mematikan. Keinginan itu muncul karena dia memperkirakan pasukan Rusia bakal mengintensifkan serangannya di tengah operasi militer Moskow di Ukraina.

Surat kabar Times pada Rabu (30/3/2022) melaporkan, Johnson tidak menjelaskan secara perinci jenis senjata apa yang mungkin dipasok London ke Kiev. Akan tetapi, seorang sumber di lingkaran Kementerian Pertahanan Inggris mengatakan, Ukraina membutuhkan senjata api jarak jauh, termasuk artileri berat. 

Inggris akan mengirim sekitar 6.000 rudal pertahanan baru ke Ukraina. Selain itu, pemerintah juga menggelontorkan dana hampir 30 juta Poundsterling atau 40 juta dolar AS untuk mendukung liputan BBC di kawasan itu dan membayar tentara serta pilot Ukraina.

Inggris sebelumnya juga akan mengirim sekitar 6.000 rudal pertahanan baru ke Ukraina. Selain itu, pemerintah juga menggelontorkan dana hampir 30 juta Poundsterling atau 40 juta dolar AS untuk mendukung liputan BBC di kawasan itu dan membayar tentara serta pilot Ukraina.

Editor: Umaya Khusniah

Follow WhatsApp Channel iNews untuk update berita terbaru setiap hari! Follow

Related News

 
iNews Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik lebih lanjut