Get iNews App with new looks!
Mode Gelap
Advertisement
Aa Text
Share:
Read Next : Trump Akhirnya Batalkan Serangan ke Iran
Advertisement . Scroll to see content

Ini Alasan Trump Batalkan Serangan ke Iran

Minggu, 02 Agustus 2026 - 12:50:00 WIB
Ini Alasan Trump Batalkan Serangan ke Iran
Donald Trump mengungkap alasan di balik keputusannya membatalkan serangan besar-besaran terbaru terhadap Iran (Foto: US Air Force via CNN)
Advertisement . Scroll to see content

WASHINGTON, iNews.id - Presiden Amerika Serikat (AS) Donald Trump mengungkap alasan di balik keputusannya membatalkan serangan besar-besaran terbaru terhadap Iran. Trump menyatakan operasi militer ditunda karena muncul kemajuan dalam pembicaraan damai yang melibatkan Iran dan sejumlah negara di Timur Tengah.

Menurut Trump, Iran bersama beberapa negara di kawasan meminta Washington menahan serangan setelah tercapai kesepahaman mengenai kerangka awal kesepakatan. Proposal tersebut disebut mencakup pembukaan kembali Selat Hormuz serta penyelesaian terkait program nuklir Iran, sehingga menjadi alasan utama AS membatalkan serangan.

Dalam pernyataannya pada Sabtu (1/8/2026) malam waktu setempat atau Minggu pagi WIB, Trump menegaskan militernya sebenarnya telah siap melancarkan operasi terhadap Iran. Namun, perkembangan diplomatik membuat pemerintahannya memilih memberi kesempatan bagi proses negosiasi.

"AS siap siaga dan selalu siap untuk melawan Republik Islam Iran," kata Trump, seperti dikutip dari CNN, Minggu (2/8/2026).

Meski demikian, dia mengaku menyetujui permintaan Iran dan negara-negara Timur Tengah lainnya untuk menunda serangan karena melihat adanya kemajuan dalam perundingan damai.

"Kami baru saja diminta oleh Iran, dan negara-negara Timur Tengah lain, untuk menahan diri dari serangan apa pun karena batasan kesepakatan telah disepakati. Ini akan mencakup pembukaan Selat Hormuz dengan segera, utuh, dan total, serta mengakhiri ancaman nuklir Iran," tulis Trump di Truth Social.

Sebelumnya, AS telah menghentikan serangan terhadap Iran sejak Rabu lalu. Namun, Iran masih melanjutkan serangan terhadap sejumlah pangkalan militer AS, terutama di Yordania dan Kuwait.

Sementara itu, Korps Garda Revolusi Islam Iran (IRGC) mengklaim serangan terbaru yang dilakukan pada Kamis dan Sabtu berhasil menghancurkan enam jet tempur siluman F-35 milik AS yang diparkir di pangkalan udara di Yordania. Klaim tersebut belum mendapat konfirmasi independen dari pihak AS.

Editor: Anton Suhartono

Follow WhatsApp Channel iNews untuk update berita terbaru setiap hari! Follow

Related News

 
iNews Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik lebih lanjut