Get iNews App with new looks!
inews
Advertisement
Aa Text
Share:
Read Next : Demonstran Gen Z Nepal Bentrok Lagi Picu Jam Malam, Ini Penyebabnya
Advertisement . Scroll to see content

Ini Dia Orang Pertama di Dunia yang Mencapai Puncak Everest hingga 24 Kali

Selasa, 21 Mei 2019 - 14:29:00 WIB
Ini Dia Orang Pertama di Dunia yang Mencapai Puncak Everest hingga 24 Kali
Kami Rita Sherpa saat mencapai Puncak Everest untuk ke-23 kali pada 15 Mei 2019 (Foto: AFP via Seven Summit Treks)
Advertisement . Scroll to see content

KATHMANDU, iNews.id - Pada 15 Mei 2019 seorang pemandu, Kami Rita Sherpa, mencapai puncak Gunung Everest, pekan ini dia kembali mencapai puncak gunung tertinggi di dunia itu.

Kami Rita merupakan orang pertama di dunia paling banyak mencapai puncak Everest yakni sebanyak 24 kali.

"Ini merupakan sejarah. Dia memecahkan rekornya lagi dengan mencapai puncak pagi ini, memandu tim kepolisian India," demikian pernyataan tim ekspedisi tempat Kami Rita bekerja, Mingma Sherpa of Seven Summit Treks, dikutip dari AFP, Selasa (21/5/2019).

Kami Rita sudah menjadi pemandu pendaki Everest selama lebih dari 20 tahun. Dia pertama kali mencapai puncak setinggi 8.848 meter di atas permukaan laut (mdpl) itu pada 1994 dan bekerja untuk perusahaan ekspedisi.

Secara keseluruhan, 25 tahun kemudian setelahnya, pria 49 tahun itu sudah mencaki 35 puncak di dunia, lima di antaranya memiliki ketinggian 8.000 mdpl ke atas, termasuk puncak tertinggi kedua di dunia yakni K2 di Pakistan.

Tahun lalu, Kami Rita mencapai puncak Everest untuk ke-22 kali, memecahkan rekor yang dia buat sendiri serta dua orang pemandu Sherpa lainnya. Namun dua pemandu lain memutuskan pensiun sehingga tinggal Kami Rita yang punya kesempatan menjadi orang pertama di dunia mencapai puncak Everest paling banyak.

Tahun ini menjadi pencapaian terbesarnya, mendaki puncak Everest dalam jeda hanya sepekan atau dua kali dalam satu musim.

"Saya sangat bahagia dan bangga, saya pikir akan naik gunung lagi musim ini," katanya, melalui sambungan telepon, kepada AFP.

Hanya saja, Kami Rita menegaskan dia mencapai puncak Everest bukan untuk menciptakan rekor, namun semata-mata demi pekerjaan.

"Saya tidak naik untuk membuat rekor dunia, saya hanya bekerja. Saya bahkan tidak tahu Anda mencatat rekor sebelumnya," katanya.

Sherpa, penduduk asli Himalaya, punya kemampuan luar biasa dalam mendaki Everest. Mereka bisa mendaki di kondisi kadar oksigen rendah dan suhu eksterem. Tak heran jika etnis Sherpa menjadi tulang punggung industri pendakian Nepal. Selain menunjukkan arah mereka juga membantu para klien mengangkut peralatan hingga puncak.

Editor: Anton Suhartono

Follow WhatsApp Channel iNews untuk update berita terbaru setiap hari! Follow
iNews.id
iNews Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik lebih lanjut