Get iNews App with new looks!
Mode Gelap
Advertisement
Aa Text
Share:
Read Next : Ford Cs Ketakutan, Kongres AS Diminta Blokir Permanen Mobil China
Advertisement . Scroll to see content

Ini Skenario Israel Usir Jutaan Warga Gaza dalam 7 Tahun

Minggu, 06 September 2026 - 03:04:00 WIB
Ini Skenario Israel Usir Jutaan Warga Gaza dalam 7 Tahun
Israel mengungkap skenario untuk mengusir 1,86 juta warga Gaza dalam waktu 7 tahun (Foto: AP)
Advertisement . Scroll to see content

TEL AVIV, iNews.id - Israel mengungkap skenario untuk mengusir hingga 1,86 juta warga Gaza dalam waktu 7 tahun. Rencana tersebut dipresentasikan Menteri Keamanan Nasional Israel Itamar Ben Gvir dengan skema yang disebut "Disengagement 710".

Dalam skenario, Israel menargetkan sekitar 250.000 warga Gaza meninggalkan wilayah tersebut pada tahun pertama, kemudian meningkat menjadi 1,11 juta orang dalam 3 tahun, hingga mencapai sekitar 1,86 juta orang dalam 7 tahun.

Meski demikian, Ben Gvir membingkai rencana tersebut sebagai pemindahan warga Gaza secara sukarela atau berdasarkan keinginan mereka sendiri. Dia mengklaim ada warga Palestina yang memang ingin meninggalkan Gaza dan menyebut sejumlah negara siap menampung mereka.

Surat kabar Israel, Yedioth Ahronoth, melaporkan skema tersebut mencakup pembentukan kementerian khusus yang bertugas menjalankan program pemindahan warga Gaza. Israel juga disebut akan menyiapkan dana bagi negara-negara atau entitas yang bersedia menerima warga Palestina dari wilayah tersebut.

Namun, klaim mengenai kesiapan negara lain untuk menampung warga Gaza dalam jumlah besar dipertanyakan. 
Yedioth Ahronoth melaporkan, pernyataan Ben Gvir tersebut belum dapat dipertanggungjawabkan karena belum ada negara yang menyatakan kesediaannya menerima sejumlah besar warga Gaza.

Dalam rancangan tersebut, setiap warga atau keluarga yang meninggalkan Gaza akan mendapatkan kepastian mengenai negara tujuan, status hukum, dokumen perjalanan, visa, uang saku perjalanan, hingga tempat tinggal.

Israel juga berencana memberikan berbagai bentuk bantuan kepada warga yang bersedia pindah. Bantuan tersebut antara lain pelatihan keterampilan kerja, bantuan mendapatkan pekerjaan, serta dukungan finansial hingga 24 bulan setelah mereka meninggalkan Gaza.

Ben Gvir bahkan berencana menjadikan skema tersebut sebagai salah satu bahan kampanye dalam pemilu Israel yang dijadwalkan berlangsung pada Oktober mendatang.

Partai Kekuatan Yahudi yang dipimpinnya juga disebut akan menjadikan rencana pemindahan warga Gaza sebagai tuntutan utama kepada partai-partai politik yang ingin bergabung dalam koalisi pemerintahan berikutnya.

Tidak hanya warga Gaza yang akan mendapatkan dukungan finansial. Israel juga disebut akan memberikan bantuan kepada negara maupun entitas yang bersedia terlibat dalam penampungan warga Palestina yang meninggalkan Gaza.

Untuk menjalankan keseluruhan skenario tersebut, pemerintah Israel diperkirakan membutuhkan investasi awal sekitar 10 miliar shekel, atau setara dengan Rp58,6 triliun.

Editor: Anton Suhartono

Follow WhatsApp Channel iNews untuk update berita terbaru setiap hari! Follow

Related News

 
iNews Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik lebih lanjut