Get iNews App with new looks!
Mode Gelap
Advertisement
Aa Text
Share:
Read Next : Ingin Ambil Alih Kuba, Trump Kerahkan Kapal Induk Terbesar AS
Advertisement . Scroll to see content

Iran Ancam Blokade Selat Hormuz dari Kapal Tanker: Tak Ada 1 Liter Minyak pun yang Bisa Lewat!

Kamis, 30 April 2026 - 06:37:00 WIB
Iran Ancam Blokade Selat Hormuz dari Kapal Tanker: Tak Ada 1 Liter Minyak pun yang Bisa Lewat!
Iran mengancam akan menutup akses Selat Hormuz bagi kapal-kapal tanker jika AS terus memberlakukan blokade maritim terhadap negaranya (Foto: AP)
Advertisement . Scroll to see content

TEHERAN, iNews.id - Iran mengancam akan menutup akses Selat Hormuz dari kapal-kapal tanker jika Amerika Serikat (AS) terus memberlakukan blokade maritim terhadap negaranya.

Saeed Siah-Sarani, wakil urusan budaya Angkatan Laut Korps Garda Revolusi Islam (IRGC), mengatakan tidak akan ada pengiriman minyak melewati Selat Hormuz jika AS terus melakukan blokade maritim terhadap Iran.

"(Iran tak akan mengizinkan) Bahkan satu liter minyak pun. Jari kami berada di pelatuk," ujarnya, dalam upacara di Kota Qom, dikutip Kamis (30/4/2026).

Dia menegakan pasukan Iran siap sepenuhnya untuk bertindak dan membela negara di darat, laut, maupun udara.

Siah-Sarani menegaskan, AL IRGC tetap memegang kendali penuh Selat Hormuz. Setiap kapal yang melintas harus mematuhi peraturan dari Iran, termasuk melewati rute yang telah ditentukan.

Perkembangan di Selat Hormuz, lanjut dia, mencerminkan meningkatnya pengaruh Iran seraya menegaskan kehadiran militer AS di Teluk Persia segera berakhir.

AS dan Iran menyepakati gencatan senjata selama 2 minggu pada 7 April. Namun AS memberlakukan blokade terhadap pelabuhan-pelabuhan Iran di Selat Hormuz sepekan kemudian, melarang kapal-kapal masuk dan keluar.

Setelah itu Presiden AS Donald Trump memperpanjang gencatan senjata tanpa batas waktu, namun tak mencabut blokade terhadap Iran.

Iran merespons dengan menolak untuk melanjutkan perundingan damai dengan AS, kecuali blokade dicabut. Sementara Trump menolak membuka blokade sampai Iran menyepakati perundingan damai.

Editor: Anton Suhartono

Follow WhatsApp Channel iNews untuk update berita terbaru setiap hari! Follow

Related News

 
iNews Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik lebih lanjut