Iran Janjikan Perang Brutal, Bidik Kapal Induk AS
PARIS, iNews.id - Iran mengancam akan menyerang pangkalan militer Amerika Serikat (AS) di Timur Tengah serta kapal induk sebagai pembalasan jika digempur terlebih dulu. Peringatan paling keras itu disampaikan setelah Presiden AS Donald Trump memperbarui ancamannya terhadap Iran untuk menyepakati perjanjian nuklir atau menghadapi risiko serangan.
Di saat bersamaan, Uni Eropa memasukkan pasukan elite Iran Korps Garda Revolusi Islam (IRGC) sebagai organisasi teroris.
"Teroris memang sebutan yang tepat untuk rezim yang menghancurkan demonstrasi rakyatnya dengan darah,” kata kepala Uni Eropa Ursula von der Leyen.
Juru bicara militer Iran Brigadir Jenderal Mohammad Akraminia menjanjikan pembalasan yang lebih brutal. Dia memperingatkan pembalasan negaranya terhadap serangan AS tidak akan terbatas, sebagaimana dilakukan saat perang pada Juni 2025.
Iran Siaga Perang Lawan AS, Tambah 1.000 Drone Canggih