Iran Pastikan Negosiasi dengan AS Hanya Bahas Nuklir, Bukan yang Lain
TEHERAN, iNews.id - Pemerintah Iran menegaskan perundingan dengan Amerika Serikat (AS) yang kembali digelar di Oman, Jumat (6/2/2026), hanya terbatas pada isu nuklir. Teheran memastikan tidak ada pembahasan lain di luar itu, termasuk program rudal maupun isu regional.
Menteri Luar Negeri (Menlu) Iran Abbas Araghchi mengatakan, perundingan nuklir dengan AS menjadi awal yang baik, meski masih diwarnai ketidakpercayaan akibat konflik sebelumnya.
Dia menekankan, ruang lingkup perundingan sangat jelas dan terbatas. Iran, kata dia, tidak membuka pembahasan di luar isu nuklir.
“Topik dialog kami dengan Washington hanya masalah nuklir. Kami tidak bernegosiasi dengan Amerika Serikat mengenai topik lain,” ujarnya, menegaskan Iran menolak memasukkan isu program rudal atau kebijakan regional ke dalam meja perundingan, seperti dikutip dari sputnik, Sabtu (7/2/2026).
Tegas, Rusia Tak Akan Biarkan Iran Sendirian Hadapi Konflik dengan AS
Araghchi mengakui ketidakpercayaan masih menjadi tantangan besar dalam proses diplomasi ini. Hubungan kedua negara sempat memburuk setelah beberapa putaran negosiasi nuklir pada 2025 gagal berlanjut akibat serangan Israel yang kemudian didukung AS pada Juni tahun lalu.