Get iNews App with new looks!
Mode Gelap
Advertisement
Aa Text
Share:
Read Next : Iran Akan Serang Negara-Negara Timur Tengah yang Bantu Perang Ekonomi AS
Advertisement . Scroll to see content

Iran: Perang Ekonomi Trump Ancam Kedaulatan Seluruh Dunia

Minggu, 23 Agustus 2026 - 10:31:00 WIB
Iran: Perang Ekonomi Trump Ancam Kedaulatan Seluruh Dunia
Abbas Araghchi menyebut perang ekonomi Iran bukan sekadar menekan Iean, tapi bentuk terorisme ekonomi yang mengancam perekonomian global (Foto: AP)
Advertisement . Scroll to see content

TEHERAN, iNews.id - Iran mengecam keras operasi ekonomi yang dilancarkan Presiden Amerika Serikat (AS) Donald Trump. Menteri Luar Negeri (Menlu) Iran Abbas Araghchi menyebut kebijakan tersebut bukan sekadar upaya menekan Teheran, tapi bentuk "terorisme ekonomi" yang berpotensi mengancam perekonomian global dan kedaulatan negara-negara di seluruh dunia.

Araghchi menilai, ancaman Trump terhadap negara-negara yang tetap membuka jalur ekonomi dengan Iran dapat menjadi preseden berbahaya. Negara lain berpotensi dipaksa memilih antara mengikuti tekanan Washington atau menghadapi hukuman ekonomi jika tetap melakukan kerja sama dengan Teheran.

Dia menegaskan, perang ekonomi yang disebut Trump sebagai "Hari H Ekonomi" justru akan membawa kekalahan lebih lanjut bagi AS. Kebijakan tersebut hanya memperbesar kebencian warga Iran terhadap AS.

"Yang disebut 'Hari-H Ekonomi' adalah pengalihan perhatian dari krisis di Amerika sendiri, utang yang belum pernah terjadi sebelumnya dan biaya bunga yang melonjak," kata Araghchi, di media sosial X, dikutip Minggu (23/8/2026).

Dia menegaskan, menerapkan kebijakan terhadap Iran yang sebelumnya terbukti gagal hanya akan menimbulkan masalah baru bagi AS. Araghchi juga memperingatkan dampak kebijakan tersebut tidak hanya dirasakan Iran, tetapi dapat merembet ke negara-negara lain.

Follow WhatsApp Channel iNews untuk update berita terbaru setiap hari! Follow

Related News

 
iNews Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik lebih lanjut