Get iNews App with new looks!
Mode Gelap
Advertisement
Aa Text
Share:
Read Next : Iran dan Pakta Pertahanan Makkah Sepakat Lanjutkan Dialog, Ada Harapan Baru di Timur Tengah
Advertisement . Scroll to see content

Iran Peringatkan AS: Pusat Data hingga AI Akan Dihancurkan jika Perang Berlanjut

Kamis, 29 Oktober 2026 - 12:58:00 WIB
Iran Peringatkan AS: Pusat Data hingga AI Akan Dihancurkan jika Perang Berlanjut
Iran memperingatkan AS, pusat data hingga fasilitas kecerdasan buatan yang terkait dengan Washington bisa menjadi target serangan jika perang kembali berlanjut (Foto: AP)
Advertisement . Scroll to see content

TEHERAN, iNews.id - Iran memperingatkan Amerika Serikat (AS) bahwa pusat data hingga fasilitas kecerdasan buatan (artificial intelligence/AI) yang terkait dengan Washington dapat menjadi target serangan jika perang kembali berlanjut. Ancaman ini menandai potensi meluasnya sasaran konflik, tidak hanya terbatas pada instalasi militer, tetapi juga infrastruktur teknologi.

Sekretaris Dewan Keamanan Nasional Tertinggi Iran, Mohsen Rezaei, sebelumnya menyatakan bahwa Teheran belum memasukkan aset-aset tersebut ke dalam daftar target militer. Namun, dia memperingatkan bahwa pusat data, fasilitas AI, dan kabel bawah laut dapat dihancurkan jika konflik kembali memanas.

"Kami belum memasukkan aset-aset ini ke dalam target," kata Rezaei, seraya memperingatkan bahwa infrastruktur tersebut mudah dihancurkan apabila perang berlanjut.

Ancaman itu muncul di tengah konflik Iran melawan AS dan Israel yang dimulai pada 28 Februari 2026. Hingga kini, belum terlihat tanda-tanda dimulainya kembali perundingan untuk mengakhiri perang.

Juru bicara Korps Garda Revolusi Islam Iran (IRGC), Hossein Mohebbi, juga mengisyaratkan kemungkinan munculnya sasaran baru. Dia menyebut tujuh kabel internet bawah laut yang melintasi Selat Hormuz sebagai bagian dari infrastruktur penting yang berpotensi terancam.

"Kami hanya ingin mereka tahu bahwa target baru akan diungkapkan. Senjata baru akan diungkapkan," kata Mohebbi, seperti dikutip televisi pemerintah Iran, IRIB, Kamis (29/10/2026).

Iran juga telah membatasi lalu lintas kapal tanker dan kapal kargo di Selat Hormuz sejak perang pecah. Jalur strategis tersebut merupakan salah satu rute penting perdagangan energi dunia.

Ancaman terhadap pusat data, fasilitas AI, dan kabel internet bawah laut berpotensi memperluas dampak konflik ke sektor teknologi dan komunikasi. Namun, pernyataan tersebut sejauh ini merupakan ancaman, bukan konfirmasi bahwa infrastruktur tersebut telah diserang atau dihancurkan.

Editor: Anton Suhartono

Follow WhatsApp Channel iNews untuk update berita terbaru setiap hari! Follow

Related News

 
iNews Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik lebih lanjut