Get iNews App with new looks!
Mode Gelap
Advertisement
Aa Text
Share:
Read Next : Terungkap! Trump Tunda Serang Iran karena Pelaksanaan Haji
Advertisement . Scroll to see content

Iran Tuding Kapal Perang Inggris Coba Intervensi, Rilis Video saat Penyitaan

Minggu, 21 Juli 2019 - 11:44:00 WIB
Iran Tuding Kapal Perang Inggris Coba Intervensi, Rilis Video saat Penyitaan
kapal tanker Inggris, Stena Impero, yang disita pasukan Iran di Selat Hormuz. (FOTO: The Defence Post)
Advertisement . Scroll to see content

TEHERAN, iNews.id - Garda Revolusi Iran (IRGC) merilis video detik-detik pasukan elit itu menyita kapal tanker Inggris, Stena Impero. Kapal itu disita pasukan Iran di Selat Hormuz, Teluk Persia, pada Jumat (19/7/2019).

Dalam video yang diposting di dunia maya itu, tampak sebuah speedboat berhenti di samping kapal tanker Stena Impero yang berbendera Inggris. Kemudian pasukan yang mengenakan topeng ski dan membawa senapan mesin rappelling menuju ke geladak dari helikopter.

Tindakan itu sama dengan taktik yang digunakan oleh Marinir Inggris saat menyita sebuah kapal tanker Iran di lepas pantai Gibraltar dua pekan lalu.

Seorang juru bicara IRGC, Birgadir Jenderal Ramezan Sharif mengatakan, Iran menyita kapal di Selat Hormuz meskipun sebuah kapal perang Inggris yang mengawal Stena Impero berusaha mencegahnya.

"Meskipun ada perlawanan dan campur tangan dari kapal perang Inggris, Garda Revolusi mampu membawa kapal tanker itu ke pantai," kata Sharif, seperti dilaporkan Reuters, Minggu (21/7/2019).

Kendati demikian, tidak ada kapal perang Inggris yang terlihat dalam video yang diposting oleh IRGC.

Sementara itu, dikutip dari Telegraph, Inggris mengakui kapal perang terdekatnya berjarak satu jam dari kapal Stena Impero dan tidak dapat berbuat apa-apa untuk membantu.

Menteri Pertahanan Inggris, Penny Mordaunt mengatakan, insiden itu terjadi di perairan Oman dan merupakan tindakan bermusuhan. Namun dia menyebut kapal fregat Tipe 23 Inggris, HMX Montrose, berjarak 60 menit untuk dapat membantu Stena Impero ketika kapal itu dimasuki oleh IRGC.

Kantor berita Iran, Fars melaporkan, IRGC mengambil kendali Stena Impero pada Jumat setelah bertabrakan dengan kapal nelayan Iran yang panggilan daruratnya diabaikan.

Kapal itu, tanpa membawa muatan, dibawa ke pelabuhan Iran di Bandar Abbas. Kapal itu akan tetap di sana dengan 23 krunya -18 di antaranya orang India- sementara kecelakaan itu diselidiki.

Ketegangan di Teluk melonjak dalam beberapa pekan terakhir. Serangkaian serangan terhadap kapal tanker terjadi di Selat Hormuz yang menjadi jalur arteri pelayaran minyak dunia. Amerika Serikat (AS) menuding Iran berada di balik rangkaian serangan itu, namun dibantah oleh republik Islam itu.

Eskalasi meningkat setelah Iran menembak jatuh sebuah pesawat drones AS. Presiden AS Donald Trump sempat memerintahkan serangan udara sebagai balasan sebelum kemudian membatalkannya di menit-menit akhir.

Editor: Nathania Riris Michico

Follow WhatsApp Channel iNews untuk update berita terbaru setiap hari! Follow

Related News

 
iNews Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik lebih lanjut