Get iNews App with new looks!
inews
Advertisement
Aa Text
Share:
Read Next : Indonesia Kutuk Keras Serangan Israel ke Gaza: Langgar Gencatan Senjata!
Advertisement . Scroll to see content

Israel Akhirnya Buka Perbatasan Rafah Gaza-Mesir, tapi...

Senin, 02 Februari 2026 - 06:16:00 WIB
Israel Akhirnya Buka Perbatasan Rafah Gaza-Mesir, tapi...
dengan Mesir dibuka untuk pertama kalinya sejak 2 tahun (Foto: IDF)
Advertisement . Scroll to see content

GAZA, iNews.id - Perbatasan Rafah yang menghubungkan Jalur Gaza dengan Mesir dibuka untuk pertama kalinya sejak 2 tahun. Ini merupakan uji coba yang diperuntukkan bagi sejumlah kecil warga Gaza untuk meninggalkan wilayah mereka, menjelang pembukaan sepenuhnya.

Pembukaan perbatasan Rafah seharusnya dilakukan Israel sejak berlakunya gencatan senjata fase pertama pada 10 Oktober 2025, namun tak pernah terwujud.

Lembaga Israel, Coordinator for Government Activities in the Territories (COGAT), menyatakan penyeberangan yang ditutup sejak Mei 2024 itu tengah menjalani serangkaian persiapan yang dilakukan Mesir, Uni Eropa, serta pihak-pihak lain yang akan terlibat dalam pengoperasian perbatasan.

Selama uji coba, penyeberangan hanya dibuka bagi penduduk secara terbatas.

Ali Shaath, kepala komite teknokrat Palestina yang akan mengelola Gaza, mengatakan di media sosial bahwa penyeberangan akan dibuka di kedua arah pada Senin (2/2/2026).

Shaath pada pertengahan Januari lalu juga mengatakan, pembukaan penyeberangan Rafah menandakan Gaza tidak lagi tertutup bagi masa depan dan dunia. Namun, pembukaan truk-truk bantuan kemanusiaan masih jauh untuk terwujud.

Seorang pejabat keamanan Israel mengatakan kepada CNN, 150 warga Palestina akan diizinkan meninggalkan Gaza setiap hari, namun hanya 50 yang akan diperbolehkan masuk.

Namun, itu tidak gratis, beberapa warga Palestina dilaporkan harus membayar ribuan dolar AS untuk bisa menyeberanginya. Oleh karena itu hanya sedikit yang mampu membayarnya, belum lagi proses birokrasi dan keamanan yang panjang.

Israel menolak untuk membuka penyeberangan Rafah sampai seluruh sandera yang masih hidup dan tewas dikembalikan. Jenazah sandera terakhir, Ran Givili, dikembalikan ke Israel pekan lalu.

Editor: Anton Suhartono

Follow WhatsApp Channel iNews untuk update berita terbaru setiap hari! Follow
iNews.id
iNews Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik lebih lanjut