Israel Lancarkan Serangan Darat Terbatas ke Gaza, Netanyahu: Perang Tahap Ke-2
TEL AVIV, iNews.id - Tentara Israel kembali melancarkan serangan darat terbatas ke Jalur Gaza, Minggu (29/10/2023) dini hari. Serangan darat disebut sebagai perang fase kedua antara Israel melawan para pejuang Gaza.
Pasukan Zionis sebelumnya beberapa kali berusaha menembus Gaza melalui darat, termasuk di wilayah selatan, namun mereka kembali lagi ke perbatasan setelah melakukan gempuran sporadis.
Dua hari sebelum serangan dimulai, Israel menghancurkan fasilitas komunikasi Gaza, yang menyebabkan matinya jaringan internet.
Israel lebih dulu menggempur Gaza menggunakan jet-jet tempur. Setelah itu kendaraan lapis baja menembus pagar perbatasan menuju kantong-kantong yang dikuasai Hamas.
Hamas: Netanyahu dan Tentara Israel Tak Akan Menang di Gaza!
Perdana Menteri Benjamin Netanyahu pada Sabtu kemarin menegaskan, Israel akan menghadapi perang yang panjang dan sulit. Dia tidak menyebut serangan darat Israel ke Gaza sebagai invasi.
Dia berjanji akan berusaha semaksimal mungkin untuk membebaskan lebih dari 200 sandera yang ditahan oleh Hamas.
Daftar 14 Negara Menentang Resolusi PBB Jeda Kemanusiaan di Gaza, Ada Tetangga Indonesia
“Ini adalah perang tahap kedua yang tujuannya jelas, menghancurkan kemampuan pemerintahan dan militer Hamas serta membebaskan para sandera,” kata Netanyahu, dikutip dari Reuters.
Dia menegaskan serangan darat ini baru di tahap awal seraya menegaskan akan menghancurkan musuh yang berada di atas maupun bawah tanah.
Majelis Umum PBB Sahkan Resolusi Jeda Kemanusiaan di Gaza, Israel Marah Besar
Serangan ini berlangsung saat jumlah korban meninggal di Gaza sudah mencapai 7.650 orang sejak serangan pada 7 Oktober. Selain itu lebih dari 17.000 orang luka.
Sementara itu Presiden Palestina Mahmoud Abbas mengatakan, rakyat Gaza sedang menghadapi perang genosida dan pembantaian yang dilakukan pasukan pendudukan Israel di hadapan mata seluruh dunia.
Editor: Anton Suhartono