Israel Serang Gudang Senjata Iran di Suriah, 4 Orang Tewas
DAMASKUS, iNews.id - Israel melancarkan serangan udara ke wilayah Suriah, tepatnya di Aleppo, Rabu (27/3/2019). Ini merupakan serangan pertama Israel setelah Presiden Amerika Serikat (AS) Donald Trump memproklamirkan wilayah pendudukan Dataran Tinggi Golan sebagai milik Negeri Yahudi itu pada Senin lalu.
Kantor berita pemerintah Suriah, SANA, melaporkan, serangan jet tempur Israel menyasar kawasan industri di timur laut Aleppo. Sistem pertahanan udara Suriah meluncurkan roket untuk merontokkan rudal-rudal Israel, meski tak semuanya dijatuhkan.
"Pertahanan udara militer mengusir agresi udara Israel yang menargetkan sejumlah lokasi di kawasan industri Sheikh Najjar, timur laut Aleppo, dan menjatuhkan sejumlah rudal musuh," kata sumber militer yang tidak disebutkan namanya, sebagaimana dilaporkan SANA.
Organisasi Pemantau HAM Suriah menyatakan, rudal Israel menghantam gudang amunisi milik pasukan Iran dan kelompok sekutunya menyebabkan ledakan besar.
Disebutkan, setidaknya empat orang, yang diyakini sebagai penjaga gudang, tewas dalam serangan itu.
Sementara itu sejumlah warga Aleppo mengatakan, serangan itu menyebabkan pemadaman listrik di seluruh kota.
Israel melakukan ratusan kali serangan udara di Suriah dalam beberapa tahun terakhir, menargetkan basis musuh utamanya Iran dan kelompok Hizbullah dari Lebanon.
Iran dan kelompok Hizbullah merupakan pendukung utama pemerintahan Presiden Suriah Bashar Al Assad dalam perang sipil yang sudah berlangsung sejak 2013.
Pada Januari 2019, Israel menyerang sejumlah instalasi militer Iran di negara itu, beberapa jam setelah mencegat roket yang ditembakkan dari wilayah Suriah. Organisasi Pemantau HAM Suriah menyatakan, 21 orang, sebagian besar warga Iran, tewas dalam serangan itu.
Pada Mei 2018, serangan Israel menewaskan 27 pejuang pro-rezim termasuk 11 warga Iran.
Editor: Anton Suhartono