Get iNews App with new looks!
Mode Gelap
Advertisement
Aa Text
Share:
Read Next : Heboh! Netanyahu Tak Ikut Rapat Kabinet untuk Pertama Kali sejak Perang Iran, Ada Apa?
Advertisement . Scroll to see content

Israel Tolak Bantu Salurkan Dana Rp7 Triliun dari Qatar untuk Warga Gaza

Selasa, 08 Juni 2021 - 17:20:00 WIB
Israel Tolak Bantu Salurkan Dana Rp7 Triliun dari Qatar untuk Warga Gaza
Israel menolak permintaan Qatar untuk mengirim bantuan dana untuk Jalur Gaza (Foto: Reuters)
Advertisement . Scroll to see content

YERUSALEM, iNews.id - Israel menolak permintaan Qatar untuk mentransfer bantuan keuangan untuk Jalur Gaza. Sebelumnya negara Teluk tersebut menjanjikan bantuan sebesar 500 juta dolar AS atau sekitar Rp7,1 triliun untuk membantu wilayah Palestina tersebut yang porak-poranda akibat serangan Israel.

Ini bukan penolakan pertama oleh Israel atas bantuan Qatar untuk masyarakat Gaza.

Kantor berita Sama melaporkan, bantuan keuangan Qatar seharusnya tiba di Gaza pekan ini namun tertunda. 

Sementara itu stasiun televisi Israel melaporkan, pemerintah menyarankan agar bantuan itu diberikan melalui Pemerintah Otoritas Palestina (PA) atau organisasi internasional.

Permintaan Qatar ke Israel dilaporkan juga sempat memicu ketegangan di kalangan internal Israel.

Mantan kepala badan intelijen Mossad Yossi Cohen mengungkap, bantuan dari Qatar tak bisa dijadikan andalan untuk membawa perdamaian di wilayah berpenduduk sekitar 2 juta jiwa itu.

"Sampai Operation Guardian of the Walls (serangan terbaru Israel ke Gaza), kami berharap keterlibatan Qatar dan uangnya akan membawa kita ke kesepakatan dengan Hamas. Tapi semuanya menjadi sedikit di luar kendali," kata Cohen, dilaporkan Walla.

Kementerian Kesehatan Palestina melaporkan korban tewas akibat serangan Israel ke Gaza mencapai 255 orang, termasuk 66 anak-anak. Selain itu 1.948 warga Palestina terluka.

Editor: Anton Suhartono

Follow WhatsApp Channel iNews untuk update berita terbaru setiap hari! Follow

Related News

 
iNews Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik lebih lanjut