Izin Akses Keamanan untuk Suami Ivanka Trump Dicabut
WASHINGTON, iNews.id - Menantu Presiden Amerika Serikat (AS) Donald Trump sekaligus ajudan senior Gedung Putih, Jared Kushner, kehilangan izin untuk mengakses informasi rahasia negara. Sumber dari Gedung Putih menyebut, keputusan ini memiliki dampak mendalam bagi Pemerintah AS.
Dilansir AFP, Rabu (28/2/2018), dua orang sumber yang tidak disebutkan namanya mengonfirmasi suami Ivanka Trump yang berusia 37 tahun itu tidak bisa lagi mengakses file rahasia negara.
Gedung Putih dan Trump menolak memberikan komentar atas pencabutan izin tersebut. Namun keputusan tersebut dinilai tidak akan berdampak pada peran Kushner di pemerintahan.
Hilangnya akses terhadap Top Secret/SCI (Sensitive Compartmented Information) ini bisa menimbulkan keraguan mengingat status Kushner di Gedung Putih sebagai powerbroker atau orang yang bisa leluasa memengaruhi kekuatan politik dan ekonomi.
Hal ini juga menimbulkan keraguan atas perannya menegosiasikan perdamaian di Timur Tengah.
Kushner diketahui menjadi bagian inti dari kampanye pemilihan Trump dan, di antara para penasihat Gedung Putih, dia dianggap memiliki kedudukan seperti pejabat lainnya.
Pria yang memiliki karakter berbicara lembut ini menjadi tokoh terkemuka dalam upaya mencapai kesepakatan damai antara Israel dan Palestina.
Mantan negosiator AS, Aaron David Miller, mengatakan saat ini Kushner berisiko kehilangan kredibilitasnya dengan lawan bicaranya di Timur Tengah.
Sementara itu, tingkat keamanan Ivanka Trump juga dipertanyakan. Ivanka diketahui baru mengunjungi Korea Selatan dan memberi tahu Presiden Moon Jae In tentang sanksi baru untuk Korea Utara.
Masa depan Ivanka di Gedung Putih saat ini juga diragukan oleh banyak pihak. Dia dipaksa berulang kali merevisi pernyataan intelijen AS dan penegakan hukum tentang komunikasinya dengan pejabat asing dan kepentingan bisnisnya.
Editor: Anton Suhartono