Jenderal Iran Awasi Negara-Negara Teluk yang Bantu AS: Tak Ada yang Luput!
TEHERAN, iNews.id - Iran memperingatkan negara-negara Teluk agar tidak membantu Amerika Serikat (AS) dan Israel dalam serangan terhadap negaranya. Teheran menegaskan setiap negara yang memberikan bantuan kepada militer AS dapat dianggap sebagai pihak yang ikut berperang.
Peringatan terbaru disampaikan Kepala Staf Angkatan Bersenjata Iran Mayor Jenderal Ali Abdollahi. Dia bahkan menegaskan, Iran terus mengawasi aktivitas negara-negara di sepanjang pantai selatan Teluk, termasuk keberadaan dan aktivitas militer AS di wilayah tersebut.
"Tak ada yang luput dari pengawasan kami," ujar Abdollahi, dalam posting-an di media sosial X, seperti dikutip dari Anadolu, Sabtu (22/8/2026).
Menurut Abdollahi, Iran mengetahui perkembangan aktivitas militer AS di kawasan tersebut. Dia secara khusus menyoroti keberadaan sejumlah besar pesawat militer AS, termasuk pesawat tanker yang digunakan untuk melakukan pengisian bahan bakar di udara, di berbagai pangkalan militer kawasan.
Keberadaan pesawat-pesawat tersebut tidak mungkin berlangsung tanpa sepengetahuan negara-negara yang menjadi tuan rumah pangkalan militer AS.
"Kami memperingatkan, setiap bantuan atau memfasilitasi militer AS agresor, akan dianggap sebagai partisipasi bersama pasukan AS," kata Abdollahi.
Pernyataan tersebut menjadi peringatan keras bagi negara-negara Arab di kawasan Teluk yang menjadi lokasi pangkalan atau fasilitas militer AS. Iran sebelumnya juga telah berulang kali memperingatkan negara-negara kawasan agar tidak memberikan dukungan terhadap operasi militer Washington.
Meski tidak terjadi aksi saling serang langsung antara Iran dan AS dalam beberapa pekan terakhir, Teheran tetap menganggap keberadaan dan aktivitas militer AS di kawasan sebagai ancaman.
Iran juga menegaskan dukungan terhadap AS tidak hanya dilihat dari keterlibatan langsung dalam pertempuran. Memfasilitasi militer, termasuk menyediakan akses atau dukungan bagi operasi pasukan AS, dapat dianggap sebagai bentuk partisipasi dalam agresi terhadap Iran.
Selain memperingatkan negara-negara Teluk, Iran bersama kelompok-kelompok yang menjadi sekutunya di kawasan sebelumnya juga melakukan serangan terhadap sejumlah pangkalan militer AS di Yordania dan Irak.
Serangan ke Yordania pada Juli dilaporkan menyebabkan sejumlah pesawat dan drone militer AS hancur. Serangan tersebut juga disebut menimbulkan korban jiwa.
Editor: Anton Suhartono