Jepang Grounded 12 Heli Tempur Apache Setelah Kecelakaan di Saga
TOKYO, iNews.id – Dampak dari jatuhnya helikopter tempur Apache AH-64 di rumah warga di Prefektur Saga, Kementerian Pertahanan Jepang memberhentikan sementara pengoperasian 12 unit Apache untuk pemeriksaan lebih lanjut.
Helikopter buatan Amerika Serikat itu jatuh saat diuji coba setelah menjalani perawatan rutin pada Senin 5 Februari 2018 sore di pangkalan udara Pasukan Bela Diri, tak jauh dari lokasi kecelakaan.
Perdana Menteri Jepang Shinzo Abe telah memerintahkan penyelidikan atas kecelakaan ini. Abe sangat menyesalkan kecelakaan tersebut, apalagi sampai merusak rumah warga sipil.
Menurut dia, Pasukan Bla Diri seharusnya menjaga keamanan, bukan membuat masalah.
“Sangat disayangkan bahwa Pasukan Bela Diri, yang seharusnya melindungi nyawa orang dan menciptakan perdamaian, justru mengancam keamanan dan menyebabkan kerusakan. Saya sungguh-sungguh meminta maaf,” kata Abe.
Kecelakaan pesawat militer ini merupakan yang kedua dalam 2 tahun terakhir di Jepang. Pada 2016, pesawat angkatan udara yang megangkut enam tentara jatuh di pegunungan. Hanya empat jasad yang ditemukan, dua lainnya tak ditemukan.
Berbeda dengan militer negara lain pada umumnya, pasukan Jepang dibentuk hanya untuk beropeasi di dalam negeri. Konstitusi 1947 tak mengizinkan Jepang punya peran militer di luar negeri selepas Perang Dunia II.
Namun meski ruang lingkup aktivitas militer dibatasi, Jepang tetap melengkapi armada tempur dan melatih tentaranya sebagaimana layaknya negara lain.
Editor: Anton Suhartono