Get iNews App with new looks!
Mode Gelap
Advertisement
Aa Text
Share:
Read Next : Zelensky Dilaporkan Siap Serahkan Wilayah Ukraina ke Rusia sebagai Syarat Gencatan Senjata
Advertisement . Scroll to see content

Jerman Setuju Kirim Tank Anti-Pesawat Gepard ke Ukraina

Selasa, 26 April 2022 - 15:15:00 WIB
Jerman Setuju Kirim Tank Anti-Pesawat Gepard ke Ukraina
Jerman secara resmi akan menyetujui pengiriman tank anti-pesawat Gepard ke Ukraina. (Foto: anews)
Advertisement . Scroll to see content

BERLIN, iNews.id - Jerman secara resmi akan menyetujui pengiriman sistem anti-pesawat Gepard ke Ukraina. Sebelumnya, kaselir Jerman Olaf Scholz telah menjanjikan pengiriman senjata anti-tank dan anti-pesawat dari persediaan militer Jerman. 

Informasi tersebut telah dikonfirmasi oleh seorang anggota parlemen senior dari salah satu partai koalisi yang berkuasa, Johannes Vogel, dari Demokrat Bebas liberal pada Selasa (26/4/2022).

Dia mengonfirmasi sebuah laporan di harian Sueddeutsche Zeitung bahwa Menteri Pertahanan, Christine Lambrecht akan menawarkan senjata pada pertemuan Selasa dengan sekutu di Pangkalan Udara Ramstein Amerika Serikat di Jerman.

Sebelumnya, Kanselir Jerman, Olaf Scholz telah menghadapi kritik di dalam dan luar negeri atas kegagalan pemerintahnya untuk mengirimkan senjata berat ke Ukraina. Dia lantas menjanjikan pengiriman senjata anti-tank dan anti-pesawat dari persediaan militer Jerman. Senjata-senjata itu disebutnya sebagai senjata pertahanan. 

Diketahui, Jerman sebelumnya masih mempertimbangkan untuk menyetujui pengiriman 100 kendaraan tempur infanteri tua (tank) Marder ke Ukraina. Seorang juru bicara pemerintah Jerman mengatakan, pihaknya akan segera memutuskan apakah akan menyetujui pengiriman 100 kendaraan tempur infanteri tua Marder ke Ukraina. Jika hal itu terjadi, maka akan menjadi pengiriman senjata berat Jerman pertama ke Ukraina.

Editor: Umaya Khusniah

Follow WhatsApp Channel iNews untuk update berita terbaru setiap hari! Follow

Related News

 
iNews Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik lebih lanjut