Jet Tempur Korea Terbakar di Singapura Sebabkan Delay 170 Penerbangan

Anton Suhartono ยท Rabu, 07 Februari 2018 - 11:27:00 WIB
Jet Tempur Korea Terbakar di Singapura Sebabkan Delay 170 Penerbangan
Pesawat tempur Korea mengalami kecelakaan di Bandara Changi saat Singapore Airshow (Foto: Facebook/Mohamed Akbar)

SINGAPURA, iNews.id – Dampak dari kecelakaan pesawat tempur Korea, T-50, saat Singapore Airshow, Selasa 6 Februari 2018 siang, sebanyak 170 penerbangan di Bandara Changi ditunda.

Pesawat tim aerobatik Black Eagles dari Angkatan Udara Republik Korea itu tergelincir, terbalik, lalu terbakar di pinggir landasan pacu 1. Proses pemadaman dan evakuasi pesawat memakan waktu berjam-jam.

Pengelola Bandara Changi (CAG) menyatakan, keterlambatan keberangkatan dan kedatangan pesawat merupakan dampak dari ditutupnya satu landasan pacu. Selama bandara hanya beroperasi dengan satu landasan pacu, dari seharusnya dua, banyak penerbangan yang ditunda.

"Staf maskapai, petugas ground handling, dan CAG berkerja sama untuk membantu para penumpang yang terdampak," demikian bunyi pernyataan CAG, yang dikeluarkan beberapa jam setelah kecelakaan terjadi pada pukul 13.24 waktu setempat, dikutip dari Channel News Asia, Rabu (7/2/2018).

Operasional penerbangan normal kembali pada Selasa malam sekitar pukul 19.00 waktu setempat.

Beberapa penumpang mengunggah penundaan penerbangan hingga 5 jam di Bandara Changi melalui media sosial. Di antara penumpang yang mengeluhkan keterlambatan penerbangan adalah maestro jazz Jeremy Monteiro yang menulis penerbangannya balik ke Singapura dari Bangkok tertunda selama 3,5 jam.

Dia juga mempertanyakan mengapa event Singapore Airshow menggunakan landasan pacu yang sama dengan penerbangan komersial.

Penumpang lain, Julie Yuen, menyampaikan kekecewaan dengan menyebut pelayanan di Bandara Changi tidak memuaskan.

Namun penumpang lain, Yashas Mitta, mendoakan agar pilot pesawat tempur nahas itu dalam kondisi baik. Meski menjadi korban delay selama 3 jam, dia menulis di Twitter, "Semoga pilot baik-baik saja, kecelakaan itu tampaknya cukup parah."

Pilot pesawat tempur diketahui hanya menderita luka ringan. Dia menyelamatkan diri terlebih dulu sebelum pesawat terbakar di bagian belakang.

Editor : Anton Suhartono

Bagikan Artikel:







Lokasi Tidak Terdeteksi

Aktifkan untuk mendapatkan berita di sekitar Anda