Joe Biden Diberi Akun Twitter Kepresidenan, Dalam 6 Jam Dapat 400.000 Follower
WASHINGTON, iNews.id - Presiden Amerika Serikat (AS) terpilih Joe Biden diberi akun Twitter kepresidenan baru. Berbeda dengan Donald Trump yang mewarisi akun Twitter pendahulunya, Barack Obama, dengan 13 juta pengikut saat itu, kali ini Biden harus memulainya dari awal alias nihil follower.
Tim kampanye Biden kecewa dengan kebijakan tersebut karena merasa dibedakan dengan dua pemerintahan sebelumnya.
Twitter sudah memberitahu tim Biden kurang dari sebulan lalu, di mana akun pemerintahan baru itu harus dimulai dari nol.
Namun bagi orang sepopuler Biden, tampaknya bukan masalah. Dalam 6 jam pertama sejak diluncurkan, akun baru yang dimaksud, saat ini diberi nama @PresElectBiden, mendapatkan hampir 400.000 follower. Hingga Sabtu (16/1/2021) sore akun itu sudah mendapat 831.000 lebih pengikut.
YouTube Bekukan Akun Donald Trump
Nama akun itu akan berubah menjadi @POTUS (President of the United States) pada hari pelantikan, 20 Januari 2021.
Sedangkan akun pribadi Biden saat ini memiliki 24 juta lebih pengikut. Timnya juga telah mendaftarkan akun baru @FLOTUSBiden untuk calon ibu negara, Jill Biden.
Ikuti Jejak Twitter dan Facebook, Twitch Nonaktifkan Channel Trump
Untuk pertama kalinya, akun @SecondGentleman dibuatkan untuk suami Wakil presiden terpilih Kamala Harris, Doug Emhoff.
Dikutip dari BBC, Twitter tidak menjelaskan mengapa akun kepresidenan sebelumnya tidak diteruskan kepada Biden.
"Akun institusi ini tidak akan secara otomatis meneruskan pengikut dari pemerintahan sebelumnya," bunyi keterangan.
Dijelaskan pula, pengguna Twitter yang sebelumnya mengikuti akun resmi @POTUS dan @VP (Wakil Presiden), serta akun pribadi Biden dan Harris, akan diberi opsi untuk mengikuti akun baru dua pejabat tersebut.
Diketahui, Obama merupakan pemimpin AS pertama yang memiliki akun Twitter resmi, yaitu @POTUS yang beroperasi pada 2015. Di akhir periode keduanya, akun itu diserahkan kepada Trump sejak masa transisi.
Semua cuitan resmi Obama diarsipkan di akun terpisah, @POTUS44, yang masih bisa dibaca sampai hari ini. Twitter menyatakan, akun resmi @POTUS yang digunakan Trump juga akan diarsipkan, menjadi @POTUS45.
Namun, saat ini akun Twitter pribadi Trump, @realDonaldTrump, telah diblokir sampai waktu yang belum ditentukan. Hal itu buntut dari kicauannya yang memprovokasi kerusuhan di Gedung Capitol pada 6 Januari lalu.
Editor: Anton Suhartono