Jual Rudal Senilai Rp9,33 Triliun ke Arab Saudi, AS: demi Keamanan Negara Sahabat
WASHINGTON DC, iNews.id – Departemen Luar Negeri AS menyetujui penjualan rudal antarudara (AMRAAM) senilai 650 juta dolar AS (Rp9,33 triliun) ke Arab Saudi. Penjualan itu juga mencakup berbagai peralatan yang terkait dengan senjata tersebut.
“Departemen Luar Negeri telah membuat keputusan menyetujui kemungkinan penjualan militer asing ke Kerajaan Arab Saudi dari AIM-120C Advanced Medium Range Air-to-Air Missiles (AMRAAM) dan peralatan terkait dengan perkiraan biaya 650 juta dolar,” demikian bunyi pernyataan dari Pentagon (Departemen Pertahanan AS) yang dirilis Kamis (4/11/2021).
Menurut Pentagon, pengumuman itu menyusul permintaan Riyadh tentang pembelian 280 AIM-120C-7/C-8 Advanced Medium Range Air-to-Air Missiles (AMRAAM) dan 596 LAU-128 Missile Rail Launchers (MRL), beberapa waktu lalu.
“Kami telah melihat peningkatan serangan lintas batas terhadap Arab Saudi selama setahun terakhir. Rudal AIM-120C Saudi, yang dikerahkan dari pesawat Saudi, telah berperan penting dalam mencegat serangan-serangan ini—yang juga membahayakan pasukan AS dan lebih dari 70.000 warga AS—di wilayah Kerajaan Arab Saudi yang berisiko,” ungkap Deplu AS.
Houthi Makin Menggila, Koalisi Arab Hancurkan 2 Situs Rudal Balistik di Yaman
Kesepakatan penjualan senjata dari Washington DC ke Riyadh itu juga mencakup peralatan dukungan senjata, pengadaan suku cadang dan perbaikannya, layanan dari Pemerintah AS dan teknik kontraktor, serta layanan dukungan teknis dan logistik.
Houthi Serang Masjid dan Sekolah di Yaman dengan Rudal, 29 Orang Tewas dan Luka
“Penjualan yang diusulkan ini akan mendukung kebijakan luar negeri dan keamanan nasional Amerika Serikat dengan membantu meningkatkan keamanan negara sahabat yang terus menjadi kekuatan penting bagi kemajuan politik dan ekonomi di Timur Tengah,” kata Pentagon.
Penjualan senjata AS tersebut bakal meningkatkan kemampuan Arab Saudi dalam menghadapi ancaman saat ini dan di masa depan. Itu juga akan meningkatkan stok rudal jarak menengah untuk jet-jet tempur Arab Saudi yang digunakan untuk pertahanan nasionalnya.
“Arab Saudi tidak akan kesulitan menyerap rudal-rudal ini ke dalam angkatan bersenjatanya,” kata Pentagon.
Editor: Ahmad Islamy Jamil