Get iNews App with new looks!
inews
Advertisement
Aa Text
Share:
Read Next : Rumah: Tempat Keluarga Mengurai Beban dan Menemukan Kekuatan
Advertisement . Scroll to see content

Junta Militer Ogah Dituduh Bakar Ratusan Rumah di 3 Desa, Begini Kesaksian Warga

Sabtu, 04 Juni 2022 - 17:49:00 WIB
Junta Militer Ogah Dituduh Bakar Ratusan Rumah di 3 Desa, Begini Kesaksian Warga
Kepulan tebal asap hitam terlihat dari Hkamti, Sagaing, Myanmar. (Foto: Reuters)
Advertisement . Scroll to see content

BANGKOK, iNews.id - Pasukan Junta Myanmar dituduh membakar ratusan rumah dan bangunan selama serangan tiga hari di wilayah Sagaing. Sebaliknya, Junta menolak tuduhan tersebut dan mengklaim teroris pejuang Pasukan Pertahanan Rakyat (PDF) memulai pembakaran.

Saksi mata yang juga penduduk setempat mengatakan kepada media, pasukan junta membakar ratusan bangunan di Desa Kinn, Upper Kinn dan Ke Taung dalam serangan tiga hari pekan lalu.

Seorang warga yang tak mau disebut nama mengatakan, pada tanggal 26 Mei, penduduk di Desa Kinn melarikan diri ketika tentara mendekat dan mulai menembak ke udara. Keesokan hari, warga melihat asap mengepul dari perkampungan mereka. 

"Keesokan paginya, kami melihat asap mengepul dari desa kami sebelum mereka pergi. Lebih dari 200 rumah terbakar. Rumah saya habis terbakar. Hanya pondasi beton yang tersisa," kata penduduk desa seperti dilaporkan AFP dan dilansir oleh Straits Times. 

Rekaman dari drone yang diterima dari AFP menunjukkan, kepulan asap membubung ke langit dari desa-desa yang terletak di sepanjang delapan km bentangan Sungai Chindwin. Sebuah klinik kesehatan yang terlihat dalam video cocok dengan geolokasi di Desa Ke Taung.

Seorang warga Desa Ke Taung, dengan nama samaran Aye Tin mengatakan, tentara menyerbu dan menghancurkan rumah mereka. Tentara Junta juga membakar perahu motor yang digunakan untuk transportasi dan membawa makanan untuk warga desa.

"Termasuk perahu saya dibakar. Hidup saya hancur, karena saya kehilangan rumah, dan tidak ada lagi yang bisa saya lakukan untuk mencari nafkah,” katannya. 

Gambar satelit dari badan antariksa AS, NASA menunjukkan kebakaran di lokasi yang cocok dengan Desa Ke Taung dan Kinn, minggu lalu.

Junta telah menolak tuduhan  pasukannya telah membakar rumah. Junta bahkan menuduh pejuang PDF yang menyulut api.

Dalam pidatonya pekan lalu, kepala junta, Min Aung Hlaing mengatakan, upaya dilakukan untuk meminimalkan korban sebanyak mungkin dalam melakukan serangan balik terhadap aksi teror.

"Sekarang, negara ini dalam ketenangan," katanya.

Editor: Umaya Khusniah

Follow WhatsApp Channel iNews untuk update berita terbaru setiap hari! Follow
iNews.id
iNews Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik lebih lanjut