Get iNews App with new looks!
Mode Gelap
Advertisement
Aa Text
Share:
Read Next : Detik-Detik 2 Helikopter Tabrakan dan Tewaskan Penyanyi Oliver Tree, Menegangkan!
Advertisement . Scroll to see content

Juru Bicara Presiden Ini Positif Terinfeksi Virus Corona

Kamis, 07 Mei 2020 - 09:32:00 WIB
Juru Bicara Presiden Ini Positif Terinfeksi Virus Corona
Ilustrasi hasil tes positif Covid-19. (Foto: Istimewa)
Advertisement . Scroll to see content

BRASILIA, iNews.id – Juru Bicara Presiden BrasilJair Bolsonaro, Otavio Rego Barros, dinyatakan positif mengidap virus corona (Covid-19). Hasil tes positif terhadap pejabat itu diumumkan pemerintah setempat, Rabu (6/5/2020).

Barros (59) yang juga jenderal Angkatan Darat Brasil, semakin menambah daftar tokoh pemerintah yang terjangkit Covid-19 di negeri Amerika Latin itu. Dia kini menjalani isolasi mandiri di rumah setelah hasil tesnya keluar, Selasa (5/5/2020) lalu.

“Dia telah berada di rumah mengikuti semua protokol yang direkomendasikan,” ungkap Kantor Presiden Brasil dalam sebuah pernyataan yang dikutip AFP, Kamis (7/5/2020).

Hingga kini, lebih dari 20 pejabat tinggi Brasil dinyatakan positif mengidap virus corona, termasuk Kepala Komunikasi Presiden, Fabio Wajngarten, dan; Menteri Keamanan Nasional Brasil, Augusto Heleno. Sementara, Bolsonaro mengklaim hasil tes terhadap dirinya negatif corona.

Akan tetapi, politikus sayap kanan jauh itu belum secara terbuka merilis hasil tesnya. Salah satu surat kabar terkemuka Brasil, Estado de Sao Paulo, menuntut agar Bolsonaro segera merilis hasil tesnya itu, dengan alasan kesehatan presiden adalah masalah kepentingan umum.

Sebelumnya, Presiden Brasil Jair Bolsonaro memecat menteri kesehatannya setelah berselisih paham soal cara memerangi virus corona. Sang presiden juga menyerukan negara-negara bagian di Brasil segera mengakhiri kebijakan pembatasan sosial dan perintah untuk tetap tinggal di rumah kepada warga. Dia menganggap langkah-langkah semacam itu hanya merugikan perekonomian negara.

Bolsonaro yang keras kepala itu menganggap enteng virus corona sebagai “flu ringan” biasa dan mengkritik gubernur-gubernur negara bagian karena memaksakan pembatasan sosial. Padahal, kebijakan tersebut didukung oleh para ahli kesehatan di negara Amerika Latin itu, termasuk menteri kesehatan yang telah dipecat Bolsonaro, Luiz Henrique Mandetta.

Dalam pidato yang disiarkan televisi dan disambut dengan protes keras di beberapa kota besar, Bolsonaro menyebut Mandetta tidak sepenuhnya menghargai urgensi untuk melindungi mata pencarian masyarakat. Dia pun menyerukan agar bisnis-bisnis di Brasil segera beroperasi kembali.

“Kita harus kembali normal, tidak secepat mungkin, tetapi kita harus mulai memiliki fleksibilitas,” kata Bolsonaro. Menurut dia, pemerintah tidak dapat memberikan bantuan darurat untuk orang miskin lebih lama lagi.

Editor: Ahmad Islamy Jamil

Follow WhatsApp Channel iNews untuk update berita terbaru setiap hari! Follow

Related News

 
iNews Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik lebih lanjut