Get iNews App with new looks!
Mode Gelap
Advertisement
Aa Text
Share:
Read Next : Daftar 10 Orang Terkaya di Dunia 2026, Elon Musk Unggul Jauh!
Advertisement . Scroll to see content

Jutawan Ini Rela Nyamar Jadi Petugas Kebersihan dan Terbang 1.600 Km demi Vaksin Covid-19

Rabu, 27 Januari 2021 - 14:12:00 WIB
Jutawan Ini Rela Nyamar Jadi Petugas Kebersihan dan Terbang 1.600 Km demi Vaksin Covid-19
Rodney Baker dan Ekaterina menyamar jadi petugas kebersihan dan terbang 1.600 km demi mendapatkan vaksin Covid-19 (Foto: Mirror)
Advertisement . Scroll to see content

OTTAWA, iNews.id - Seorang jutawan Kanada bersama istrinya menyamar sebagai petugas kebersihan dan terbang sejauh 1.600 kilometer agar bisa mendapatkan vaksin Covid-19 di Kanada. Mereka ingin cepat disuntik dan tak mau menunggu antrean bagi warga Kanada.

Pasangan itu adalah Rodney Baker, pengusaha kasino berusia 55 tahun, dan istrinya Ekaterina Baker (32). Mereka terbang dengan pesawat pribadi ke sebuah kawasan di Yukon, Kanada, di mana program penyuntikan vaksin Moderna sedang berlangsung.

Pasangan itu dihentikan polisi saat akan kembali ke Vancouver. Sebelumnya polisi mendapat laporan dari staf medis mengenai tindak tanduk mencurigakan mereka. 

Mereka dicurigai karena langsung kembali ke bandara setelah mendapat suntikan vaksin dan ditemukan petugas di bandara saat bersiap terbang kembali ke Vancouver.

Pasangan itu dijerat dengan Undang-Undang Tindakan Darurat Sipil Yukon serta didakwa karena tidak mengisolasi diri dan tidak mengikuti aturan terkait deklarasi perjalanan pada 21 Januari lalu. Ancaman hukuman bagi mereka adalah denda senilai Rp19,3 juta.

“Apa yang mereka lakukan membahayakan masyarakat dan tim isolasi kami. Saya marah kepada mereka,” ujar Menteri Layanan Masyarakat Yukon, John Streicker, dikutip dari Mirror, Rabu (27/1/2021).

Streicker tak menyangka ada orang yang sampai berbuat sejauh ini untuk mendapatkan vaksin Covid-19.

“Kami tidak mengira ada orang yang akan berbuat sejauh ini, menipu tim kami agar mendapatkan vaksinasi. Kami merasa sangat tersinggung,” kata Streicker.

Editor: Anton Suhartono

Follow WhatsApp Channel iNews untuk update berita terbaru setiap hari! Follow

Related News

 
iNews Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik lebih lanjut