Kanada Tutup Kedutaan Besarnya di Venezuela
OTTAWA, iNews.id - Kanada mengumumkan menutup sementara kedutaan mereka di Venezuela, Minggu (2/6/2019). Kanada menyalahkan Presiden Nicolas Maduro karena menolak untuk mengakui para diplomat yang kritis terhadap rezimnya.
Pada saat yang sama, Kanada juga meninjau status utusan Maduro di Kanada.
"Rezim (Maduro) mengambil langkah-langkah untuk membatasi kemampuan kedutaan asing untuk berfungsi di Venezuela, terutama yang mengadvokasi pemulihan demokrasi di sana," kata Menteri Luar Negeri Kanada, Chrystia Freeland, seperti dilaporkan AFP, Senin (3/6/2019).
Pada Januari, Kanada bersama Amerika Serikat (AS) dan negara-negara besar Amerika Latin, menjadi negara yang mengakui klaim pemimpin oposisi Venezuela Juan Guaido sebagai presiden sementara Venezuela.
Hal ini menjadi awal perebutan kekuasaan antara Guaido dan Maduro selama berbulan-bulan.
"Segera, (para diplomat Kanada di Venezuela) tidak akan lagi memperoleh akreditasi diplomatik di bawah rezim Maduro, dan visa mereka akan kedaluwarsa," kata Freeland.
"Oleh karena itu, kita tidak punya pilihan selain menunda sementara operasi di Kedutaan Besar Kanada ke Venezuela, namun operasi akan segera efektif kembali."
Lebih dari 50 negara kini mengakui Guaido dan bukannya Maduro, yang memimpin Venezuela yang dilanda krisis ekonomi parah dan terpilih kembali dalam pemilu yang dianggap tidak sah.
Freeland juga mengatakan, "Kanada sedang mengevaluasi status diplomat Venezuela yang ditunjuk oleh rezim Maduro di Kanada."
Editor: Nathania Riris Michico