Get iNews App with new looks!
Mode Gelap
Advertisement
Aa Text
Share:
Read Next : Kerahkan Ratusan Alat Berat, China Buka Akses Jalan ke Perbatasan Nepal yang Lenyap akibat Banjir
Advertisement . Scroll to see content

Keajaiban Banjir Nepal, 2 Pekerja PLTA Selamat Setelah 9 Hari Terjebak di Terowongan

Jumat, 04 September 2026 - 14:04:00 WIB
Keajaiban Banjir Nepal, 2 Pekerja PLTA Selamat Setelah 9 Hari Terjebak di Terowongan
Dua pekerja PLTA Nepal diselamatkan setelah 9 hari terjebak di terowongan (Foto: Otoritas Kelistrikan Nepal via BBC)
Advertisement . Scroll to see content

KATHMANDU, iNews.id - Keajaiban dari bencana banjir bandang di Nepal, dua pekerja selamat setelah terjebak di terowongan pembangkit listrik tenaga air (PLTA) yang tertimbun material. Petugas SAR menyelamatkan mereka pada Jumat (4/9/2026) atau 9 hari pasca-banjir dahsyat tersebut.

Tim SAR internasional memilih terowongan proyek PLTA Trishuli 3A sebagai fokus operasi karena ratusan pekerja terjebak di dalam terowongan dalam tersebut.

Kementerian Energi Nepal mengatakan kepada BBC, mereka memperkirakan setidaknya 42 pekerja bisa diselamatkan dari terowongan setelah tim SAR mendengar suara teriakan pada Jumat pagi.

Menurut laporan tersebut, orang pertama yang diselamatkan, Sanjaya Shah, diterbangkan ke rumah sakit di Battar, Kota Kathmandu. Sementara orang kedua yang diselamatkan, Kabir Maharjan, bersiap diterbangkan ke Rumah Sakit Militer Chhauni, juga di Kathmandu.

Banjir bandang disertai tanah longsor menghancurkan Distrik Rasuwa, Nuwakot, Dhading, dan Kavre di Nepal, serta Lembah Kathmandu.

Banjir juga mengubur area Pos Pemeriksaan Perbatasan Gyirong di Wilayah Otonomi Tibet (Xizang), China.

Bencana itu menewaskan 1.259 orang dan 5.083 lainnya hilang di Nepal. Sementara pihak berwenang China mengungkap 21 orang tewas dan 541 lainnya hilang, termasuk 261 turis asing. 

Dengan demikian jumlah total korban tewas akibat banjir pada 26 Agustus lalu mencapai 1.280 orangdan 5.624 lainnya hilang, termasuk 844 warga asing.

Editor: Anton Suhartono

Follow WhatsApp Channel iNews untuk update berita terbaru setiap hari! Follow

Related News

 
iNews Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik lebih lanjut