Get iNews App with new looks!
inews
Advertisement
Aa Text
Share:
Read Next : Momen Damkar Evakuasi Penghuni Apartemen Jaksel yang Terjebak di Lift
Advertisement . Scroll to see content

Kebakaran Apartemen 200 Orang Masih Hilang, Hong Kong Tetapkan Berkabung 3 Hari

Sabtu, 29 November 2025 - 10:11:00 WIB
Kebakaran Apartemen 200 Orang Masih Hilang, Hong Kong Tetapkan Berkabung 3 Hari
Pemerintah Hong Kong memberlakukan hari berkabung selama 3 hari terkait kebakaran blok apartemen di Distrik Tai Po, Rabu (27/11) (Foto: AP)
Advertisement . Scroll to see content

HONG KONG, iNews.id - Pemerintah Hong Kong memberlakukan hari berkabung selama 3 hari terkait kebakaran blok apartemen Wang Fuk Court di Distrik Tai Po, Rabu (27/11/2025). Hingga Jumat malam, korban tewas sebanyak 128 orang dan sekitar 200 lainnya masih hilang. 

Hong Kong menggelar upacara penghormatan kepada para korban, Sabtu (29/11/2025), dengan menggelar mengheningkan cipta serentak, sekaligus menandai dimulainya 3 hari masa berkabung.

Pemimpin Hong Kong John Lee, bersama para menteri senior dan puluhan pejabat tinggi, melakukan prosesi mengheningkan cipta selama 3 menit pukul 08.00 waktu setempat.

Sementara itu warga masih berdatangan ke lokasi kejadian untuk meletakkan bunga. Tujuh dari gedung apartemen di kompleks tersebut ludes terbakar selama lebih dari 40 jam.

Beberapa penghuni apartemen masih menyisir beberapa rumah sakit dan pos-pos identifikasi untuk mencari kerabat mereka.

Sekitar 200 orang masih terdaftar sebagai orang hilang, sementara 89 jenazah belum teridentifikasi.

Badan pengaws antikorupsi Hong Kong menangkap delapan orang terkait musibah kebakaran paling mematikan di dunia sejak 1980-an itu. Delapan orang yang ditangkap termasuk konsultan, subkontraktor scaffolding, dan perantara proyek.

Pihak berwenang belum bisa memastikan penyebab kebakaran atau dari mana asal muasal api. Namun penyelidikan juga difokuskan pada bagaimana bisa api dengan cepat menjalar ke seluruh bagian gedung. Hal yang jelas api menyebar melalui scaffolding bambu, jaring, serta busa yang digunakan untuk renovasi apartemen.

Kepala Departemen Pemadam Kebakaran Hong Kong Andy Yeung mengatakan, sistem alarm di delapan apartemen juga tidak berfungsi. Dia berjanji akan menindak tegas para kontraktor.

Editor: Anton Suhartono

Follow WhatsApp Channel iNews untuk update berita terbaru setiap hari! Follow
iNews.id
iNews Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik lebih lanjut