Kebakaran Dahsyat di Rumah Sakit, Korban Tewas Naik Jadi 29 Orang
BEIJING, iNews.id - Korban tewas dalam kebakaran di sebuah rumah sakit di China bertambah menjadi 29 orang. Sebanyak 26 dari korban tewas merupakan pasien rumah sakit.
Kebakaran melanda Rumah Sakit Changfeng pada Selasa (18/4/2023). Ini merupakan kebakaran paling mematikan di China dalam dua dekade terakhir.
"Pada Rabu pagi, 39 orang terluka masih di rumah sakit, tiga dalam kondisi kritis, dan 18 orang serius," kata pejabat dalam pengarahan.
Media sosial menunjukkan video dramatis orang-orang menggunakan seprai yang disambung untuk menuruni dinding guna menghindari asap dan api. Jendela-jendela yang pecah dan terbakar terlihat di lokasi.
Rumah Sakit Terbakar Hebat, Sepasang Dokter dan 4 Orang Lain Mati Lemas
Ada banyak petugas polisi di lokasi, beberapa berpakaian preman. Api berakhir dipadamkan dalam waktu setengah jam.
“Ada banyak asap, saya bisa melihatnya,” kata seorang warga setempat, Li.
Pihak berwenang sedang menyelidiki kebakaran paling mematikan di Beijing setidaknya sejak 2002. Saat itu, kobaran api di sebuah kafe internet menewaskan 25 orang.
"Pemeriksaan awal menunjukkan kebakaran, yang sebagian besar mengenai bagian bangunan tempat pasien kritis dirawat, disebabkan oleh bahan lukisan yang mudah terbakar di bangsal yang sedang direnovasi," kata para pejabat.
Menurut pemeriksaan Reuters pada Rabu, banyak postingan media sosial yang mengkritik kebakaran di WeChat telah disensor atau dihapus.
"Pekerjaan penyelamatan di tempat kejadian selesai dalam 3,5 jam, tetapi publik hanya tahu bahwa 21 orang telah meninggal akibat kebakaran ketika sudah lewat jam delapan malam," tulis seseorang dalam posting WeChat yang kemudian dihapus.
"Sangat membingungkan bahwa sedikit informasi yang diketahui tentang kebakaran yang menewaskan 21 orang di kota besar berpenduduk padat seperti Beijing sebelum pemberitahuan resmi," kata yang lain.
Editor: Umaya Khusniah