Get iNews App with new looks!
inews
Advertisement
Aa Text
Share:
Read Next : BNPB Wanti-Wanti Potensi Karhutla Besar pada 2027
Advertisement . Scroll to see content

Kebakaran Hutan di California, Lansia dan 2 Cicitnya Ditemukan Tewas

Minggu, 29 Juli 2018 - 11:21:00 WIB
Kebakaran Hutan di California, Lansia dan 2 Cicitnya Ditemukan Tewas
Kebakaran hutan hebat terjadi di California, AS dan menewaskan lima orang. (Foto: AFP)
Advertisement . Scroll to see content

REDDING, iNews.id - Dua orang anak dan nenek buyut mereka menjadi salah satu dari lima orang yang tewas akibat kebakaran hebat yang terjadi di California utara, Amerika Serikat (AS). Sebelumnya, kebakaran mengakibatkan dua petugas pemadam tewas, 17 orang hilang, dan puluhan ribu lain melarikan diri dari rumah mereka akibat kebakaran.

Sherry Bledsoe mengonfirmasi bahwa neneknya Melody Bledsoe (70) dan serta anaknya, Emily Roberts (5) dan James Roberts (4) tewas dalam kebakaran. Mereka terjebak di rumah yang terbakar saat akan mengambil beberapa barang di kediaman mereka yang berada di Redding.

Suami Melody Bledsoe, Ed, mengaku sempat menghubungi Melody dan menyuruhnya pulang saat sedang berbelanja, karena api semakin dekat ke rumah. Ketika sampai di rumah, Ed menemukan rumah itu sudah hancur dan dikelilingi oleh pita polisi.

Seorang kerabat lain mengatakan, Melody Bledsoe menelepon polisi dan mengaku terperangkap di dalam rumah. Namun sambungan telepon terputus.

Dua petugas pemadam kebakaran, petugas bernama Jeremy Stoke, dan operator buldoser yang belum disebutkan namanya, juga dilaporkan tewas karena berusaha menahan kobaran api.

Kebakaran yang terjadi di daerah Shasta itu meluas akibat angin kencang hingga membentuk "tornado api". Fenomena itu menumbangkan pohon bahkan menjungkirbalikkan mobil.

Saat ini petugas pemadam masih berupaya memadamkan api. Api, yang disebut Carr, menghancurkan setidaknya 500 bangunan rumah di California.

Awalnya, kebakaran terjadi akibat sebuah mobil rusak pada Senin (23/7/2018). Kebakaran ini menghanguskan lebih dari 48.000 kilometer persegi lahan, area yang lebih besar dari kota San Francisco.

Lebih dari 3.400 petugas pemadam kebakaran dikerahkan. Namun petugas setempat memperingatkan bahwa cuaca panas dan bisa membuat kobaran api makin membesar.

"Kami melihat pusaran api, secara harfiah itu bisa disebut tornado," kata Kepala Departemen Perlindungan Hutan California (CalFire), Ken Pimlott.

"Api makin besar karena aktivitas angin puyuh akibat angin kencang, dan membuat pohon tumbang, menjungkirbalikkan kendaraan, dan menghancurkan bagian-bagian jalan raya. Ini merupakan kondisi ekstrem, kita harus memperhatikan dan mengevakuasi, mengevakuasi, mengevakuasi," ujarnya.

Editor: Nathania Riris Michico

Follow WhatsApp Channel iNews untuk update berita terbaru setiap hari! Follow
iNews.id
iNews Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik lebih lanjut