Get iNews App with new looks!
Mode Gelap
Advertisement
Aa Text
Share:
Read Next : Iran Hancurkan Pesawat Mata-Mata AS Senilai Rp4,6 Triliun di Pangkalan Saudi
Advertisement . Scroll to see content

Kedubes AS di Irak Kembali Jadi Sasaran Serangan Rudal Katyusha, Sebagian Dirontokkan

Senin, 21 Desember 2020 - 06:44:00 WIB
Kedubes AS di Irak Kembali Jadi Sasaran Serangan Rudal Katyusha, Sebagian Dirontokkan
Kedubes AS di Irak kembali menjadi sasaran serangan rudal (Foto: AFP)
Advertisement . Scroll to see content

BAGHDAD, iNews.id - Kedutaan Besar Amerika Serikat (AS) di Baghdad, Irak, kembali menjadi sasaran serangan roket diduga dilakukan milisi pro-Iran, Minggu (20/12/2020). Setidaknya delapan rudal Katyusha ditujukan ke Zona Hijau yang menjadi tempat berkantornya misi asing di Baghdad.

Militer Irak dan Kedubes AS menyatakan, serangan itu menyebabkan kerusakan ringan di kompleks.

Disebutkan, sebagian besar rudal menghantam kompleks perumahan dan pos pemeriksaan di Zona Hijau, merusak gedung, mobil serta melukai seorang tentara Irak.

Sistem pertahanan anti-rudal berhasil menghalau satu tembakan.

Kedutaan Besar AS mengecam serangan itu dan mendesak semua pemimpin politik dan pemerintah Irak mengambil langkah-langkah untuk mencegah serangan di kemudian hari serta meminta pelaku bertanggung jawab.

Menurut kedubes, ada rudal yang kantornya mengakibatkan kerusakan ringan. Sebagian dihentikan sistem pertahanan udara. 

"Ada beberapa kerusakan kecil di kompleks kedubes namun tidak ada korban luka maupun meninggal, bunyi pernyataan, dikutip dari Reuters, Senin (21/12/2020).

Para pejabat AS menyalahkan milisi yang didukung Iran terkait serangan rudal yang rutin dilancarkan. Sejauh ini tidak ada kelompok yang bertanggung jawab.

Pada Oktober lalu beberapa kelompok milisi mengumumkan penghentian serangan dengan syarat pemerintah Irak menarik pasukan AS. Namun serangan rudal kembali dilancaarkan ke Kedubes AS pada 18 November.

Sementara itu AS secara perlahan mengurangi tentaranya di Irak dengan menarik 5.000 personel. 
Pemerintahan Donald Trump mengancam akan menutup kedubes jika pemerintah Irak tidak bsisa mengendalikan milisi pro-Iran.

Editor: Anton Suhartono

Follow WhatsApp Channel iNews untuk update berita terbaru setiap hari! Follow

Related News

 
iNews Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik lebih lanjut