Get iNews App with new looks!
Mode Gelap
Advertisement
Aa Text
Share:
Read Next : Viral, Polisi Australia Seret Muslim Salat saat Demo Tolak Kunjungan Presiden Israel
Advertisement . Scroll to see content

Kedubes Rusia di Israel Akan Buka Kantor Cabang di Yerusalem

Jumat, 16 Juni 2023 - 18:27:00 WIB
Kedubes Rusia di Israel Akan Buka Kantor Cabang di Yerusalem
Kedutaan Besar Rusia di Israel akan membuka kantor cabang di Yerusalem. (Foto: newarab)
Advertisement . Scroll to see content

YERUSALEM, iNews.id - Kedutaan Besar Rusia di Israel akan membuka kantor cabang di Yerusalem. Langkah itu sebagai bagian dari kesepakatan dengan kota tersebut. 

Kedutaan Besar Rusia dan seorang pejabat Kementerian Luar Negeri Israel pada Jumat (16/6/2023) mengatakan, kesepakatan atas sebidang tanah di Yerusalem Barat, yang dibeli Rusia pada 1885, ditandatangani dengan pemerintah kota pada 18 Mei. Sebelumnya, proses itu telah berlangung selama bertahun-tahun.

"Properti itu akan digunakan untuk membangun kompleks bangunan yang akan melayani bagian konsuler kedutaan," tulis pernyataan Kedubes Rusia di Israel. 

Status Yerusalem yang merupakan rumah bagi situs suci bagi umat Kristen, Yahudi dan Muslim adalah salah satu hambatan terbesar untuk mencapai kesepakatan damai antara Israel dan Palestina.

Israel yang menduduki Yerusalem Timur dalam perang Timur Tengah 1967 dan kemudian mencaplok kota itu. Israel menganggap kota itu sebagai ibu kota yang abadi dan tak terpisahkan. 

Sementara orang-orang Palestina menginginkan bagian timur kota itu sebagai ibu kota negara masa depan mereka sendiri.

Komunitas internasional tidak mengakui kedaulatan Israel atas seluruh kota. Mereka percaya status Yerusalem harus diselesaikan dalam negosiasi.

Sebagian besar kedutaan asing berlokasi di Tel Aviv tapi empat di antaranya dibuka di Yerusalem. Itu terjadi setelah Amerika Serikat mengakui kota itu sebagai ibu kota Israel pada 2017, saat pemerintahan Presiden Donald Trump.

Langkah AS itu menyenangkan Israel dan seballiknya membuat marah warga Palestina. Mereka mengatakan itu melanggar hukum internasional dan dapat menghancurkan prospek negara Palestina merdeka.

Presiden Rusia Vladimir Putin pernah menyatakan keprihatinan serius atas langkah Trump. Dia mengatakan langkah seperti itu dapat membatalkan prospek proses perdamaian Timur Tengah.

Tetapi Kedutaan  Besar Rusia hari ini mengatakan, pembukaan kantor cabang di Yerusalem sejalan dengan arah negara yang tidak berubah menuju penyelesaian Timur Tengah yang adil.

Editor: Umaya Khusniah

Follow WhatsApp Channel iNews untuk update berita terbaru setiap hari! Follow

Related News

 
iNews Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik lebih lanjut