Get iNews App with new looks!
Mode Gelap
Advertisement
Aa Text
Share:
Read Next : Kemhan Afghanistan Klaim Hancurkan Pangkalan Militer Pakistan
Advertisement . Scroll to see content

Kejam, Ibu Gendong Bayi 6 Bulan Ditembak Mati di Depan Anak 3 Tahun

Selasa, 14 September 2021 - 16:12:00 WIB
Kejam, Ibu Gendong Bayi 6 Bulan Ditembak Mati di Depan Anak 3 Tahun
Pasukan Taliban. (Foto: Ist)
Advertisement . Scroll to see content

KABUL, iNews.id - Seorang ibu yang masih menggendong anak usia enam bulan tewas ditembak di Afghanistan. Penembakan terjadi dua hari setelah dia berpartisipasi dalam unjuk rasa hak-hak perempuan di Kabul. 

Farwa (30), ibu tiga anak itu ditembak di luar rumahnya, Jumat (10/9/2021). Kini anak terkecilnya dirawat di rumah sakit, sementara putra keduanya tak mengerti yang terjadi. 

Dilansir dari news.com.au, saudara laki-laki Farwa, Rohullah Hossaini yang tinggal di Australia mengatakan, awalnya korban mendengar seseorang berteriak minta tolong di luar rumah. Suami Farwa memintanya agar tak keluar rumah. 

Farwa tak mengindahkan permintaan suami. Dia pun keluar dengan masih menggendong bayi dan juga diikuti anak keduanya yang berumur tiga tahun. 

Saat di luar rumah, Farwa dieksekusi dan disaksikan langsung anak keduanya. Suami Farwa yang mengetahui kejadian itu langsung keluar rumah dan melindungi kedua anaknya. 

"Dia mengatakan pada anak keduanya, jika ibunya tengah tidur," katanya.

Hingga saat ini, anak kedua itu terus bertanya kapan ibunya bangun. Sementara bayi malang itu dilarikan ke rumah sakit setelah terus-menerus menangis. 

Keluarga Farwa tak mengetahui pelaku penembakan. Keluarga juga tak mengetahui alasan pasti penembakan tersebut. 

Keluarga sempat menemui pasukan Taliban untuk menanyakan kejadian tersebut. Namun jawaban yang diterima tak memuaskan. 

“Taliban berkata, oh ya, seseorang menembaknya dan kemudian bertanya apakah dia pergi ke pawai di jalan utama," kata Hossaini. 

Keluarga menjawab jika hampir semua perempuan Afghanistan turut berpartisipasi dalam aksi unjuk rasa tersebut. 

"Kalau begitu jangan pergi (berpartisipasi) lagi," katanya menirukan perkataan Taliban.

Editor: Umaya Khusniah

Follow WhatsApp Channel iNews untuk update berita terbaru setiap hari! Follow

Related News

 
iNews Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik lebih lanjut