Kejanggalan di Balik Tabrakan 2 Kereta Cepat Tewaskan 21 Orang di Spanyol
MADRID, iNews.id - Tabrakan dua kereta cepat di dekat Cordoba, Spanyol, Minggu (18/1/2026) malam, menewaskan sedikitnya 21 orang serta melukai 100 lainnya. Sebanyak 30 korban luka dalam kondisi serius.
Penyebab kecelakaan belum diketahui, namun Menteri Perhubungan Spanyol Oscar Puente mengungkap kejanggalan di balik tragedi ini.
Dalam konferensi pers di Dtasiun Atocha, Madrid, Puente mengungkap keanehan dalam kecelakaan tersebut, yakni mengapa kereta cepat bisa anjlok di jalur lurus.
Apalagi, kata dia, jalur tersebut diperbarui pada Mei 2025.
"Sangat aneh," kata Puente, dikutip Senin (19/1/2026).
Operator kereta Spanyol ADIF menjelaskan, bagian belakang kereta cepat yang sedang melaju dari Malaga menuju Madrid anjlok lalu masuk ke jalur di sampingnya sekitar pukul 19.45 waktu setempat.
Di saat bersamaan, muncul kereta cepat rute Madrid-Huelva, melaju dari arah berlawanan, hingga menghantam gerbong yang anjlok.
Kedua kereta membawa sekitar 500 orang saat kecelakaan terjadi.
Stasiun televisi Espanola melaporkan, masinis kereta rute Madrid-Huelva termasuk di antara korban tewas.