Get iNews App with new looks!
Mode Gelap
Advertisement
Aa Text
Share:
Read Next : Lagi, Pesawat Mata-Mata AS P-8A Poseidon Gentayangan Dekat Perbatasan Iran
Advertisement . Scroll to see content

Kembali Salahkan China soal Wabah Corona, Donald Trump: Ini Harus Ada Konsekuensinya

Minggu, 19 April 2020 - 17:40:00 WIB
Kembali Salahkan China soal Wabah Corona, Donald Trump: Ini Harus Ada Konsekuensinya
Presiden AS Donald Trump. (Foto: AFP)
Advertisement . Scroll to see content

WASHINGTON DC, iNews.idAmerika Serikat kembali menunjuk hidung China atas wabah virus corona (Covid-19) yang kini sudah menelan lebih dari 161.000 korban jiwa secara global. Presiden AS Donald Trump menyatakan, China harus menghadapi konsekuensi besar jika negeri tirai bambu itu memang terbukti bertanggung jawab atas pandemi saat ini.

“Kalau itu memang kesalahan, ya itu kesalahan. Tapi kalau mereka secara sadar bertanggung jawab, ya menurut saya harus ada konsekuensi,” kata Trump kepada para wartawan pada konferensi pers harian di Gedung Putih, Washington DC, Sabtu (18/4/2020), seperti dikutip kembali dari Reuters.

Dia tidak memberikan keterangan secara perinci soal tindakan apa saja yang mungkin akan diambil Amerika Serikat terhadap China. Trump dan beberapa pembantu seniornya telah mengeluarkan kritik tajam terhadap China, menganggap negara itu tidak transparan mengungkapkan informasi sejak virus corona muncul di Kota Wuhan, akhir tahun lalu.

Pekan ini, Trump juga telah menghentikan bantuan bagi Organisasi Kesehatan Dunia (WHO) yang dia cap terlalu berpihak kepada China. Washington dan Beijing, dua kekuatan ekonomi terbesar di dunia, akhir-akhir ini secara terbuka menunjukkan perdebatan soal virus tersebut ke publik.

Trump pada awalnya memuji langkah China dalam menangani wabah corona. Akan tetapi dia dan beberapa pejabat tinggi AS juga menyebut wabah tersebut sebagai “virus China” dan dalam beberapa hari belakangan meningkatkan kritik tajam ke Beijing.

Trump mengklaim, hubungan AS-China sejauh ini masih berjalan dengan baik sampai kemudian keduanya meraih kesepakatan di sektor pertanian tahap pertama—yang dicapai baru-baru ini dengan tujuan untuk memadamkan perang dagang antara kedua negara.

Trump berdalih, sekarang ini dia hanya mempertanyakan kepada para pejabat Tiongkok, apakah kemunculan wabah corona adalah kesalahan yang tak bisa dihindari, atau dilakukan secara sengaja oleh China. “Ada perbedaan besar antara kedua hal itu,” tutur politikus Partai Republik itu.

AS berulang kali menuduh China sebagai biang kerok dari pandemi Covid-19. Negeri Paman Sam menduga ada peran laboratorium di Institut Virologi Wuhan di balik kemunculan virus baru itu.

Namun, pihak laboratorium dengan tingkat keamanan maksimum (P4) itu menampik keras klaim AS tersebut. Yuan Zhiming, sang direktur lab, menyebut tudingan Washington itu sebagai perkara mustahil.

Editor: Ahmad Islamy Jamil

Follow WhatsApp Channel iNews untuk update berita terbaru setiap hari! Follow

Related News

 
iNews Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik lebih lanjut