Kemiskinan Anak di Jerman Berisiko Tinggi Meningkat akibat Inflasi
BERLIN, iNews.id – Kemiskinan anak di Jerman berisiko tinggi menghadapi peningkatan akibat inflasi. Karena itu, Menteri Urusan Keluarga Jerman, Lisa Paus, mengusulkan untuk meningkatkan tunjangan anak.
“Kenaikan harga energi dan pangan sangat nyata. Ancaman meningkatnya kemiskinan anak sangat tinggi,” ujar Paus dalam sebuah wawancara dengan grup media Jerman, RND, Kamis (18/8/2022).
“Oleh karena itu, kita harus mengambil langkah-langkah kompensasi lebih lanjut, yang juga harus ditujukan untuk menjangkau mereka yang paling membutuhkan.... Banyak orang, termasuk keluarga dengan anak-anak, terjepit secara finansial,” tuturnya.
Paus mengatakan, Pemerintah Jerman membayar tunjangan satu kali untuk anak-anak selama pandemi Covid-19. Akan tetapi, kebijakan semacam itu tidak lagi memadai dalam situasi saat ini.
Mendagri Jerman Dihujat Netizen gegara Foto Senang-Senang Sambil Minum Sampanye di Ukraina
Semua keluarga di Jerman, kata dia, sangat membutuhkan peningkatan manfaat anak.
Jerman saat ini telah menetapkan perang melawan kemiskinan anak sebagai salah satu prioritasnya. Di bawah program pemerintah, sistem pendapatan dasar untuk anak-anak akan diperkenalkan sebagai ganti berbagai manfaat yang selama ini terpisah.
Menurut Paus, RUU untuk tunjangan anak itu akan diluncurkan pada musim gugur dan akan berlaku mulai 2025, jika jadi disahkan.
Editor: Ahmad Islamy Jamil