Kerahkan Garda Nasional Tangani Demo, Biden: Trump Jadikan Amerika Medan Perang
WASHINGTON, iNews.id - Rencana Presiden Amerika Serikat, Donald Trump, mengerahkan Garda Nasional untuk menangani aksi demonstrasi antirasial dikritik mantan Wakil Presiden AS Joe Biden. Biden khawatir langkah tersebut malah menjadikan AS medan perang.
Amerika Serikat tengah dilanda gelombang demonstrasi besar-besaran yang dipicu kematian pria afro-america, George Floyd, pada 25 Mei lalu. Floyd tewas setelah lehernya ditindih lutut oleh petugas polisi Minneapolis bernama Derek Chauvin saat penangkapan atas dugaan peredaran uang palsu.
Demo yang awalnya berjalan tertib berubah anarkis dengan pembakaran, perusakan, serta penjarahan toko-toko. Pemerintah mengklaim demo antirasial tersebut sudah ditunggangi pihak-pihak yang sengaja menjadikan aksi tersebut mengganggu stabilitas negara.
Melihat situasi yang makin tak terkendali, Presiden Trump memerintahkan gubernur negara bagian yang wilayahnya terjadi demonstrasi mengaktifkan tentara Garda Nasional.
Di Washington DC, tentara Garda Nasional bersenjata lengkap dikerahkan di dekat Gedung Putih, Senin (2/6/2020) malam. Beberapa jam sebelumnya, Trump mengatakan akan mengerahkan lebih banyak Garda Nasional jika demo anarkis semakin brutal.