Kerangka Manusia di Hawaii Dipastikan Pilot Pesawat Tempur PD II
WASHINGTON, iNews.id - Kerangka manusia yang ditemukan di Oahu, Hawaii, teridentifikasi sebagai pilot pesawat tempur Amerika Serikat (AS) Perang Dunia II.
Letnan Muda Angkatan Laut (AL) Harold P DeMoss tewas setelah pesawatnya jatuh saat latihan.
Kerangka ditemukan pada 2016, namun karena posisinya sulit dijangkau sehingga proses pemindahannya membutuhkan waktu. Selain itu dibutuhkan waktu untuk memastikan identitasnya.
Setelah identitas diketahui sebagai DeMoss, AL AS akan menyerahkan kerangka ke keluarganya.
Sepupu DeMoss, Judy Ivey, mengatakan, keluarga mendapat pemberitahuan mengenai penemuan kerangka DeMoss pada awal bulan ini.
Penyebab pesawat yang digunakan DeMoss, F6F Hellcat, jatuh pada 23 Juni 1945 adalah cuaca buruk. Pesawat terpisah dari rombongan lain karena awan tebal yang menutupi sekitar pegunungan.
Laporan surat kabar Star Advertiser, sebagaimana dikutip BBC, menyebutkan, pesawat DeMoss ditemukan sehari kemudian. Namun dalam operasi pencarian, tim tidak menemukan jasad DeMoss.
Menurut Ivey, sejak itu kakeknya berusaha mencari DeMoss, tapi tak juga membuahkan hasil.
Pada 1948, keluarga mendapat informasi dari AL mengenai temuan kerangka di lokasi yang diduga kuat adalah DeMoss. Namun lokasinya sulit dijangkau. Puluhan tahun kemudian, Ivey berupaya mencapai lokasi tersebut dengan bantuan Hawaii Aviation Preservation Society.
Setelah itu, militer AS mengevakuasi kerangka yang belum teridentifikasi itu menggunakan helikopter Black Hawk. Usai pemeriksaan DNA, militer memastikan kerangka itu adalah DeMoss.
Selain kerangka, AL juga menemukan cincin kawin serta wing yang juga akan diserahkan ke keluarga.
Editor: Anton Suhartono