Get iNews App with new looks!
Mode Gelap
Advertisement
Aa Text
Share:
Read Next : Presiden Israel Datang ke Australia, Ribuan Demonstran Bentrok dengan Polisi
Advertisement . Scroll to see content

Kereta Commuter Anjlok di Australia Setelah Tabrak Mobil yang Ditinggal Pengemudi di Rel

Rabu, 20 Oktober 2021 - 09:03:00 WIB
Kereta Commuter Anjlok di Australia Setelah Tabrak Mobil yang Ditinggal Pengemudi di Rel
Kereta commuter di Australia anjlok setelah menabrak mobil van yang ditinggal pengemudi di perlintasan (Foto: Reuters)
Advertisement . Scroll to see content

SYDNEY, iNews.id - Kereta commuter anjlok di dekat Wollonglong, sekitar 90 kilometer dari Sydney, Australia, Rabu (20/10/2021) pagi. Insiden ini terjadi setelah kereta menabrak mobil melintang di pelintasan rel yang ditinggal pengemudinya.

Akibat kejadian ini, masinis dan penumpang terjebak di dalam kereta. Beberapa kru dan penumpang mengalami luka ringan.

Kereta dengan empat gerbong itu menabrak mobil van sekitar pukul 04.15 waktu setempat. Ada satu gerbong keluar jalur dan terguling.

Sementara itu masinis kereta berhasil diselamatkan oleh petugas pemadam kebakaran dan dilarikan ke rumah sakit. Selain itu seorang petugas kereta serta dua dari sembilan penumpang juga dibawa ke rumah sakit.

Polisi masih memburu pengemudi mobil van. Tidak diketahui berapa lama van itu sudah berada di atas rel sebelum kecelakaan.

Kepala Kepolisian New South Wales Craig Ireland mengatakan pihaknya bersyukur tak ada korban jiwa karena kecelakaan kereta tampak begitu parah.

"Saya berbicara dengan beberapa pekerja kereta. Ketika mereka melihat kereta dalam posisi seperti itu, mereka memperkirakan ada korban jiwa. Saya kira sangat beruntung tidak ada yang parah," kata Ireland, dikutip dari Reuters.

Saat kejadian kereta tak penuh. Selain karena masih sangat pagi, jumlah pengguna kereta menurun drastis selama pandemi Covid-19.

Insiden ini juga menambah ruwet kondisi kereta commuter di sekitar Sydney. Para masinis akan melakukan mogok kerja hari ini terkait rencana privatisasi.

Editor: Anton Suhartono

Follow WhatsApp Channel iNews untuk update berita terbaru setiap hari! Follow

Related News

 
iNews Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik lebih lanjut