Kereta yang Mengangkut Kim Jong Un Menuju Vietnam Lintasi China
BEIJING, iNews.id - Kereta api mengangkut pemimpin Korea Utara (Korut) menyeberangi China, Minggu (24/2/2019). Kim berangkat menggunakan kereta menuju Vietnam untuk bertemu dengan Presiden Amerika Serikat (AS) Donald Trump pada 27-28 Februari.
Kim mengulangi apa yang dilakukan kakeknya, Kim Il Sung, yang pernah melawat ke Vietnam dua kali menggunakan kereta, yakni pada 1950-an dan 1960-an.
Kereta lapis baja berkelir hijau Kim Jong Un dilaporkan berangkat dari Pyongyang pada Sabtu (23/2/2019). Keberangkatan Kim dari stasiun Pyongyang dikonfirmasi oleh pejabat Korut kepada kantor berita KCNA.
Kim didampingi para pejabat senior, termasuk tangan kanannya, Kim Yong Chol, yang pada bulan lalu bertemu dengan Trump di Washington.
Naik Kereta, Perjalanan Kim Jong Un ke Hanoi Makan Waktu 2 Hari Lebih
Kantor berita Yonhap melaporkan, kereta melewati perbatasan China di Kota Dandong, Provinsi Liaoning, pada Sabtu malam dan tiba di Beijing pada Minggu pagi.
Meski demikian, para pejabat di China enggan mengonfirmasi mengenai bagaimana perjalanan Kim dari China ke Vietnam. Berdasarkan peritungan kasar, perjalanan dari Beijing menuju kota perbatasan di Vietnam memakan waktu 60 jam.
Keamanan diketat sebelum kedatangan kereta di Dandong pada Sabtu. Polisi mensterilkan tepi sungai sekitar 100 meter dari jembatan memblokade jalan.
Sebuah hotel yang jendelanya menghadap jembatan juga ditutup. Namun pihak hotel mengklaim penutupan dilakukan untuk renovasi mendadak.
"Kereta itu panjang dan melintasi jembatan lebih lambat dari kereta wisata, tapi itu pasti dia (Kim), ada banyak polisi di sana," kata seorang sumber yang tidak disebutkan namanya, kepada NK News.
Kaca jendela dihitamkan, kata sumber itu, dengan hanya lampu depan yang menyala saat melintas.
Editor: Anton Suhartono