Kesal Lamaran Nikah Ditolak, Pria Ini Laporkan Ada Bom di Pesawat
MUMBAI, iNews.id - Begini jadinya jika sudah cinta mati. Seorang pria di Mumbai, India, Qutbuddin Hatimbhai Shahiwala, melakukan apa pun agar bisa menikahi gadis pujaannya.
Bahkan, Qutbuddin nekat membuat laporan palsu adanya bom di pesawat Yamenia Airways yang akan membawa sang kekasih, Fatima Fawzi (26), pulang ke negaranya, Yaman, dari Bandara Internasional Mumbai. Tujuannya agar pesawat tak jadi berangkat.
Qutbuddin mengatakan kepada operator pesawat bahwa ada bom di tas Fatima. Praktis, pernyataan pria berusia 28 tahun itu membuat panik maskapai. Petugas keamanan bandara CISF dan kepolisian Sahar pun menyisir bagasi untuk mencari tas Fatima. Tapi, setelah diperiksa, tak ditemukan bom di dalamnya, dikutip dari Mid-day, Rabu (25/7/2018).
Petugas bahkan memeriksa semua tas penumpang, namun tidak juga menemukan benda mencurigakan.
Pesawat dengan nomor penerbangan IY855 rute Mumbai-Aden itu akhirnya lepas landas meskipun delay 50 menit pada Sabtu (21/7) dini hari.
Qutbuddin pun ditangkap di hari yang sama. Dia dijerat dengan Pasal 506 KUHP India tentang kejahatan intimidasi serta pasal 505 yakni berniat mencelakakan dan membuat ketakutan publik.
Keduanya berkenalan dua bulan lalu melalui situs pernikahan. Fatima ke India karena ayahnya menjalani pengobatan di sana. Selama menjalani perawatan itu, Fatima dan ayahnya tinggal di rumah Qutbuddin di Mumbai.
Fatima kaget ketika suatu saat Qutbuddin menyatakan cinta dan ingin menikahinya. Lamarannya pun ditolak dan Fatima mengatakan ingin pulang ke Yaman.
Seorang sumber mengatakan, Qutbuddin sempat mengancam akan melaporkan ke polisi dengan tuduhan penipuan jika dia pulang.
Editor: Anton Suhartono