Ketika Trump Bilang ke PM Trudeau Kanada Bisa Jadi Negara Bagian ke-51 AS
WASHINGTON, iNews.id - Presiden Amerika Serikat (AS) terpilih Donald Trump menyampaikan candaan yang mungkin membuat kuping orang Kanada merah. Dia menyarankan agar Kanada bergabung menjadi negara bagian AS ke-51 agar terhindar dari pemberlakuan tarif masuk 25 persen.
Hal itu diungkapkan Trump langsung kepada Perdana Menteri Kanada Justin Trudeau saat keduanya bertemu 2 pekan lalu.
Menurut Trump, seperti dilaporkan Fox News mengutip beberapa sumber pejabat yang mengetahui percakapan tersebut, Kanada akan lebih baik menjadi negara bagian AS jika perekonomiannya tidak kuat menahan pemberlakuan tarif terhadap-terhadap barang-barang Kanada.
Trump pada akhir November lalu mengatakan akan mengenakan tarif 25 persen pada semua barang dari Kanada dan Meksiko setelah dilantik sebagai presiden AS pada 29 Januari 2025.
Alasannya, kedua negara tetangga itu gagal menangani masalah imigran ilegal serta masuknya narkoba ke AS.
Dalam pertemuan itu, Trump juga mengatakan Kanada telah mengecewakan AS dengan membiarkan sejumlah besar narkoba dan imigran ilegal melintasi perbatasan.
Selain itu perdagangan AS ke Kanada mengalami defisit mencapai lebih dari 100 miliar dolar.
Trudeau mengatakan, pemberlakuan tarif 25 persen bisa merusak perekonomi Kanada. Setelah itu Trump menyarankan, jika tidak bisa mengatasi permasalahan ekonominya, Kanada bisa menjadi negara bagian ke-51 AS dan Trudeau menjadi gubernurnya. Pernyataan Trump itu mengundang tawa gugup para pejabat Kanada.
Trudeau melakukan kunjungan mendadak ke kediaman Trump di Mar-a-Lago, Florida, pada Jumat pekan lalu. Kunjungannya itu membahas kemungkinan penerapan tarif atas barang-barang dari Kanada oleh pemerintahan AS mendatang serta isu imigran.
Trump mengatakan, pertemuan selama 3 jam dengan Trudeau sangat produktif.
Trudeau berjanji kepada Trump, Kanada akan meningkatkan keamanan di sepanjang perbatasan kedua negara.
Editor: Anton Suhartono