Get iNews App with new looks!
inews
Advertisement
Aa Text
Share:
Read Next : Prabowo Pimpin Ratas di Hambalang, Bahas Pembangunan 10 Kampus Kerja Sama RI-Inggris
Advertisement . Scroll to see content

Kisah Kucing Penghuni Kantor PM Inggris 'Larry', Diadopsi karena Pintar Buru Tikus

Sabtu, 13 Februari 2021 - 15:13:00 WIB
Kisah Kucing Penghuni Kantor PM Inggris 'Larry', Diadopsi karena Pintar Buru Tikus
Larry, kucing penghuni kantpr perdana menteri Inggris Downing Street (Foto: Reuters)
Advertisement . Scroll to see content

LONDON, iNews.id - Kucing penghuni kantor perdana menteri (PM) Inggris, Larry the Cat, menandai 10 tahun kehadirannya di Downing Street. Dia menyaksikan pergantian tiga perdana menteri.

Larry tiba di Downing Street pada 15 Februari 2011 di usia 4 tahun. Dia diadopsi dari penampungan hewan Rumah Anjing & Kucing Battersea, London, karena keahliannya dalam memburu tikus. Tak heran jika dia digelari Chief Mouser.

Namun peran itu hanya dilakoni Larry pada bulan-bulan pertama tinggal di Downing Street. Saat itu Larry mampu menangkap tiga tikus. 

Perdana menteri Inggris saat itu David Cameron kecewa karena Larry meninggalkan perannya. Sejak itu Larry berubah menjadi kucing rumahan yang manja.

Meskipun tidak memiliki naluri membunuh, Larry gemar berkelahi, terutama dengan saingannya, termasuk Palmerston, kucing hitam-putih penghuni kantor Kementerian Luar Negeri yang lokasinya tak berjauhan.

Namun Palmerston sudah menemukan tempat baru pada 2020, yakni rumah di perdesaan.

Lepas dari itu diplomasi soft power Larry berhasil merebut hati publik Inggris Raya, termasuk membangun hubungan baik dengan jurnalis, fotografer, dan juru kamera yang ditugaskan di kantor perdana menteri.

Dia bersahabat baik dengan siapa saja di Downing Street sehingga mendapat tempat sangat baik, termasuk mendapat hadiah makanan ringan.

Saat PM David Cameron meninggalkan Downing Street pada 2016, akibat desakan yang kuat dari publik terkait permasalahan dengan sang kekasih, Larry tetap bertahan.

Setelah itu Larry tinggal tinggal bersama tuan barunya, Theresa May, yang kemudian jatuh dipicu Brexit. Kini Larry bersama bos baru, Boris Johnson.

Editor: Anton Suhartono

Follow WhatsApp Channel iNews untuk update berita terbaru setiap hari! Follow
iNews.id
iNews Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik lebih lanjut