Get iNews App with new looks!
Mode Gelap
Advertisement
Aa Text
Share:
Read Next : Ngeri! Begini Detik-Detik Kereta Bandara Tabrak Truk di Poris Tangerang
Advertisement . Scroll to see content

Kisah Paramedis Tangani Korban Kecelakaan yang Ternyata Putrinya, Wajah Luka Tak Dikenali

Sabtu, 26 November 2022 - 09:55:00 WIB
Kisah Paramedis Tangani Korban Kecelakaan yang Ternyata Putrinya, Wajah Luka Tak Dikenali
Jayme Erickson (kiri) dan Montana (Foto: Calgary Herald)
Advertisement . Scroll to see content

OTTAWA, iNews.id - Seorang paramedis di Kanada berjuang menyelamatkan korban kecelakaan lalu lintas yang terimpit di mobil ringsek. Perempuan bernama Jayme Erickson itu tak menyadari korban yang dia tangani itu adalah putri kandung lantaran wajahnya terluka parah.

Korban, Montana Erickson (17), sedang berjalan-jalan menggunakan mobil bersama seorang temannya di Alberta pada 15 November. Mobil yang dikendarai rekannya hilang kendali setelah melibas jalan diselimuti es. Di saat bersamaan melaju truk dari arah berlawanan yang menghantam mobil tersebut hingga ringsek. Montana terjepit di antara bodi mobil.

Jayme bersama rekannya, Richard Reed, dipanggil ke lokasi untuk menyelamatkan para korban. Kondisi Montana jauh lebih parah daripada rekannya. Jayme berusaha agar saluran pernapasan Montana tetap berfungsi sementara petugas pemadam kebakaran memotong bodi mobil yang mengimpit korban. Setelah 20 menit, Montana berhasil dikeluarkan lalu diterbangkan menggunakan helikopter ke rumah sakit. 

Luka yang diderita Montana sangat parah sampai-sampai Jayme tak mengenali orang yang dia tangani adalah putri kandungnya. Jayme baru mengetahui setelah tiba di rumah. Polisi datang ke rumahnya untuk mengabarkan putrinya berada di rumah sakit setelah mengalami kecelakaan di lokasi yang sama saat dia bertugas.

"Pasien yang terluka parah, yang baru saja saya tangani, adalah darah daging saya. Anakku satu-satunya. Putriku, Montana," ujarnya, dalam posting-an di Facebook.

Setelah itu dia langsung mendatangi rumah sakit diantar polisi. Tragisnya, Montana dinyatakan meninggal 3 hari kemudian akibat lukanya yang sangat parah.

"Saya tidak bisa membantu tapi dia marah karena waktu singkat yang saya habiskan dengannya. Namun saya berterima kasih atas 17 tahun bersama dengannya. Hati saya hancur dan bertanya-tanya, kamu akan menjadi seperti apa putriku? Kamu akan menjadi siapa?" tuturnya.

Sementara itu rekan Montana yang duduk di belakang kemudi hanya mengalami luka ringan.

Polisi menyelidiki kasus kecelakaan ini.

Editor: Anton Suhartono

Follow WhatsApp Channel iNews untuk update berita terbaru setiap hari! Follow

Related News

 
iNews Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik lebih lanjut