Get iNews App with new looks!
Mode Gelap
Advertisement
Aa Text
Share:
Read Next : Khatib Jumat Masjidil Haram dan Masjid Nabawi Kecam Serangan Houthi ke Makkah
Advertisement . Scroll to see content

Komentari Serangan Houthi, Khatib Masjidil Haram: Makkah Kebal dari Rencana Jahat Apa pun

Sabtu, 19 September 2026 - 11:02:00 WIB
Komentari Serangan Houthi, Khatib Masjidil Haram: Makkah Kebal dari Rencana Jahat Apa pun
Khatib Salat Jumat Masjidil Haram Syekh Bandar Baleelah menegaskan Makkah tidak akan goyah oleh rencana jahat siapa pun (Foto: SPA)
Advertisement . Scroll to see content

MAKKAH, iNews.id - Khatib Masjidil Haram Syekh Bandar Baleelah menegaskan Makkah dan Arab Saudi tidak akan goyah oleh kebencian maupun rencana jahat para penghasut. Pernyataan itu disampaikan dalam khutbah Salat Jumat setelah percobaan serangan drone Houthi yang disebut mengarah ke Kota Makkah.

"Arab Saudi akan tetap menjadi kiblat umat Islam, kebal terhadap kebencian orang-orang yang pendendam dan rencana jahat para penghasut," kata Baleelah.

Dia menegaskan keamanan tempat-tempat suci dan nyawa orang tidak bersalah merupakan "garis merah". Menurutnya, tindakan yang bertujuan meneror umat Islam atau berupaya merusak tempat-tempat suci merupakan pelanggaran terhadap kesucian lokasi tersebut.

"Siapa pun yang berani menargetkan Rumah Allah yang Suci dan Masjid Nabi-Nya, tidak ada kaitannya dengan ajaran Islam," ujar Baleelah.

Baleelah juga mengecam tindakan kelompok Houthi yang disebut berupaya menyerang Kota Makkah. Dia menilai penggunaan kedok agama untuk membenarkan tindakan destruktif tidak memiliki kaitan dengan ajaran Islam.

Khatib Masjidil Haram tersebut menegaskan serangan terhadap tanah Dua Masjid Suci tidak akan membuat Arab Saudi menjadi lemah. Sebaliknya, dia mengatakan serangan tersebut justru dapat memperkuat persatuan antara pemimpin dan rakyat.

"Serangan-serangan ini hanya akan membuat tanah Dua Masjid Suci lebih tangguh serta semakin memperkuat persatuan pemimpin dengan rakyat," katanya.

Sebelumnya, sistem pertahanan Arab Saudi mencegat serangan drone Houthi pada Selasa (15/9/2026) sekitar pukul 18.50 waktu setempat. Puing-puing drone dilaporkan jatuh sebelum memasuki Kota Makkah.

Percobaan serangan tersebut disebut sebagai upaya kedua terhadap Kota Makkah. Sebelumnya, sebuah rudal balistik diluncurkan ke arah Kota Suci pada Juli 2017.

Houthi membantah militernya berupaya menyerang Makkah. Pemimpin Houthi Abdul Malik Al Houthi justru menuding Israel sebagai ancaman nyata terhadap tempat-tempat suci Islam, termasuk Makkah, Madinah, dan Masjid Al Aqsa.

Sementara itu, dalam khutbah di Masjid Nabawi, Syekh Abdulmohsen Al Qasim juga mengecam serangan yang menargetkan Makkah dan Madinah. Dia mengatakan tindakan tersebut menunjukkan pola terorisme dengan menakut-nakuti umat Islam yang hidup dalam keamanan.

Editor: Anton Suhartono

Follow WhatsApp Channel iNews untuk update berita terbaru setiap hari! Follow

Related News

 
iNews Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik lebih lanjut