Get iNews App with new looks!
inews
Advertisement
Aa Text
Share:
Read Next : Gunung Sampah Longsor, Korban Tewas jadi 6 Orang 30 Lainnya Hilang
Advertisement . Scroll to see content

Korban Tewas akibat Badai dan Longsor di Filipina Jadi 126 Orang

Minggu, 06 Januari 2019 - 15:18:00 WIB
Korban Tewas akibat Badai dan Longsor di Filipina Jadi 126 Orang
Badai dan longsor yang melanda Filipina. (Foto: AFP/Simvale SAYAT)
Advertisement . Scroll to see content

MANILA, iNews.id - Korban tewas akibat badai yang menerjang Filipina tak lama setelah Natal bertambah menjadi 126 orang. Pihak berwenang menyebut, tanah longsor yang disebabkan oleh hujan deras menjadi penyebab utama.

Badai melanda pulau-pulau Filipina tengah dan timur pada 29 Desember dan menyebabkan banjir besar serta tanah longsor. Lebih dari 100 orang tewas di daerah pegunungan Bicol di tenggara Manila.

Sementara wilayah Bicol sering dilanda topan mematikan, banyak warga gagal mengambil langkah pencegahan yang diperlukan. Padahal, badai itu tidak cukup kuat untuk masuk dalam kategori topan di bawah sistem peringatan badai pemerintah.

Para pejabat juga mengatakan banyak penduduk enggan meninggalkan rumah mereka selama liburan Natal.

"Dalam dua hari saja, Usman mengguyur lebih dari satu bulan di wilayah Bicol," kata juru bicara badan bencana nasional, Edgar Posadas kepada AFP, Minggu (6/1/2019).

Usman merujuk pada nama lokal untuk badai yang melemah ke daerah bertekanan rendah.

"Operasi pencarian dan penyelamatan sedang berlangsung, tetapi lumpur dan tanah yang tidak stabil masih menjadi tantangan."

Posadas menambahkan, korban tewas kemungkinan akan terus bertambah dengan 26 orang dinyatakan masih hilang.

Menurut badan bencana nasional, lebih dari 152.000 orang mengungsi akibat badai dan 75 orang terluka.

Presiden Rodrigo Duterte mengunjungi daerah-daerah yang dilanda badai pada Jumat kemarin dan mendesak para pejabat untuk membangun pusat-pusat evakuasi alih-alih menggunakan sekolah sebagai tempat berlindung bagi para pengungsi.

Sekitar 20 topan dan badai menghantam Filipina setiap tahun, menewaskan ratusan orang.

Yang paling mematikan dalam beberapa tahun terakhir adalah Topan Super Haiyan yang menyebabkan lebih dari 7.360 orang tewas atau hilang di seluruh Filipina tengah pada 2013.

Editor: Nathania Riris Michico

Follow WhatsApp Channel iNews untuk update berita terbaru setiap hari! Follow
iNews.id
iNews Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik lebih lanjut