Korban Tewas Gedung Ambruk di India Jadi 9 Orang, 2 Keluarga Terjebak
NEW DELHI, iNews.id - Tim penyelamat kembali menemukan korban ambruknya gedung permukiman di India. Hingga saat ini korban tewas sebanyak sembilan orang. Diperkirakan lebih dari 20 orang masih terjebak akibat runtuhnya gedung berlantai enam itu.
Gedung yang masih dalam pembangunan itu ambruk pada Selasa (17/7) malam menimpa gedung berlantai empat di sebelahnya. Lokasinya di luar New Delhi, tepatnya di Greater Noida, Uttar Pradesh.
Kepala pemadam kebakaran setempat, Arun Kumar Singh, mengatakan, korban yang masih terjebak merupakan para pekerja dan dua keluarga yang tinggal di gedung empat lantai.
Pada Rabu kemarin, petugas mengevakuasi lima jenazah setelah 150 petugas bekerja keras menggali reruntuhan beton dan tulang besi menggunakan peralatan berat serta anjing pelacak.
"Kami mendapati empat mayat sejak semalam. Operasi akan dilanjutkan sampai semuanya bersih," kata Arun, dikutip dari AFP, Kamis (19/7/2018).
Selain mencari korban, polisi juga menyelidiki kasus ini. Empat orang ditangkap termasuk pemilik lahan. Dia bisa dijerat dengan pembunuhan berencana jika terbukti lalai. Selain itu petugas memintai keterangan dari 20 orang lainnya.
Greater Noida dikenal dengan kompleks permukiman vertikal untuk menampung warga kelas menengah. Mereka tidak tinggal di New Delhi karena harga properti serta biaya sewa tempat tinggal yang tinggi.
Namun pembangunan gedung permukiman di sana cenderung mengabaikan aturan konstruksi dari pemerintah. Bangunan dibuat dari material di bawah standar demi mencari keuntungan.
Kejadian bangunan atau konstruksi runtuh di India cukup sering terjadi, terutama di musim hujan antara Juni sampai September.
Pada Mei lalu, sedikitnya 18 orang tewas akibat jalan layang runtuh menimpa kendaraan. Pada 2017, sedikitnya 30 orang tewas setelah bangunan berusia 100 tahun di Mumbai ambruk.
Editor: Anton Suhartono