Get iNews App with new looks!
Mode Gelap
Advertisement
Aa Text
Share:
Read Next : Perang Timur Tengah, Negara Ini Liburkan Kampus dan Sekolah hingga Batasi Pembelian BBM
Advertisement . Scroll to see content

Korban Tewas Kebakaran Gudang Bahan Kimia di Bangladesh Jadi 78 Orang

Jumat, 22 Februari 2019 - 13:35:00 WIB
Korban Tewas Kebakaran Gudang Bahan Kimia di Bangladesh Jadi 78 Orang
Api dan asap mengepul dari bangunan setelah kebakaran terjadi di bagian lama ibu kota Bangladesh, Dhaka. (Foto: AFP)
Advertisement . Scroll to see content

DHAKA, iNews.id - Korban akibat api yang meluluhlantakkan gedung apartemen di sebuah distrik bersejarah di ibu kota Bangladesh, Dhaka, bertambah. Kini sedikitnya 78 orang dinyatakan tewas.

Kebakaran terjadi di sebuah bangunan apartemen yang berdekatan dengan gudang bahan kimia yang mudah terbakar, yang disimpan di lantai dasar. Insiden terjadi pada Rabu (20/2) pukul 23.40 waktu setempat (17:40 GMT) saat banyak warga sedang tidur.

Distrik Chawkbazar yang berusia berabad-abad merupakan wilayah dengan jalan-jalan sempit dan bangunan yang sangat dekat satu sama lain.

Api mulai menjalar dari gudang kimia di lantai dasar dan kemudian merembet ke tiga bangunan lainnya. Banyak orang yang terjebak, tidak dapat menyelamatkan diri dari kobaran api.

Saksi mata dan polisi mengatakan ledakan gas membantu menyulut api menjadi lebih besar.

Mohammad Firoz, yang menjual kosmetik di Chawkbazar, mengatakan 25 teman dan kerabatnya hilang. Dia juga khawatir saudaranya meninggal.

"Nyala api menyebar begitu cepat," katanya, kepada BBC, Jumat (22/2/2019).

Dia mengatakan saudara laki-lakinya, Hira, yang bekerja di apotek terdekat, menutup jendela toko setelah terdengar sebuah ledakan, mengira ada bom.

"Aku khawatir dia mati di dalam toko, aku masih mencari mayatnya."

Haji Abdul Kader, yang tokonya hancur, mengaku mendengar ledakan besar saat kejadian.

"Saya berbalik dan melihat seluruh jalan terbakar. Api ada di mana-mana," ujar dia.

Kepala Departemen Forensik di Dhaka Medical College, Sohail Mahmoud, mengatakan jumlah korban meninggal mencapai 78 orang.

"Hingga kini, kami memiliki 67 mayat di kamar mayat dan di kamar mayat rumah sakit ada 11 mayat," ujar dia.

Para korban antara lain orang-orang di luar gedung, beberapa tamu di sebuah restoran, dan tamu undangan dari pesta pernikahan. Sebagian besar mayat hangus tak bisa dikenali.

Beberapa yang terluka berada dalam kondisi kritis. Jumlah korban diperkirakan akan meningkat seiring pencarian yang masih terus berlanjut.

Perdana Menteri Sheikh Hasina menyatakan keterkejutannya atas tragedi itu dan menyampaikan belasungkawa kepada mereka yang terkena dampak.

Editor: Nathania Riris Michico

Follow WhatsApp Channel iNews untuk update berita terbaru setiap hari! Follow

Related News

 
iNews Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik lebih lanjut