Get iNews App with new looks!
Mode Gelap
Advertisement
Aa Text
Share:
Read Next : 7 Kendaraan Terlibat Kecelakaan Beruntun di Tol JORR, Dua Orang Terluka
Advertisement . Scroll to see content

Korban Tewas Tabrakan Kereta di Pakistan Jadi 51 Orang, Begini Cerita Kengerian Penumpang

Selasa, 08 Juni 2021 - 14:20:00 WIB
Korban Tewas Tabrakan Kereta di Pakistan Jadi 51 Orang, Begini Cerita Kengerian Penumpang
Tabrakan dua kereta ekspress di Pakistan menewaskan sedikitnya 51 orang (Foto: Reuters)
Advertisement . Scroll to see content

ISLAMABAD, iNews.id - Korban tewas akibat tabrakan dua kereta api ekspress di Distrik Ghotki, Provinsi Sindh, Pakistan, Senin (7/6/2021), bertambah menjadi 51 orang. Selain itu 70 lainnya luka-luka.

Kecelakaan maut ini terjadi setelah satu kereta, Millat Express, anjlok hingga gerbongnya menghalangi rel di sebelah. Selang beberapa menit muncul kereta lain, Sir Syed Express, dari arah berlawanan (sebelumnya disebut dari belakang) dan langsung menghantam gerbong tersebut.

Petugas membutuhkan waktu lama untuk mengevakuasi korban yang terjepit di gerbong yang ringsek. Ini disebabkan alat berat tak bisa segera mencapai lokasi.

Kecelakaan terjadi sekitar pukul 03.30 waktu setempat saat sekitar 1.200 penumpang di kedua kereta sedang istirahat.

Seorang penumpang di kereta yang anjlok, Akhtar Rajput, mengatakan, saat kecelakaan pertama orang-orang digerbong seperti dibenturkan. Beberapa gerbong keluar jalur dan masuk ke rel di sebelahnya. Namun, lanjut Rajput, saat itu tak ada yang mengalami luka parah. 

Tak berselang lama, terjadi benturan sangat hebat yang membuat penumpang terguncang di dalam gerbong. Para penumpang bukan hanya berbenturan satu sama lain, melainkan dengan besi-besi.

“Kemudian kereta lain menabrak kami dan itu menghantam sangat keras. Ketika sadar, saya melihat penumpang bergeletakan di sekeliling, beberapa orang berusaha keluar dari gerbong," ujarnya, dikutip dari AFP, Selasa (8/6/2021).

Millat Express dalam perjalanan dari Karachi ke Sargodha saat anjlok, yang dihantam kereta Sir Syed Express yang melaju dari Rawalpindi.

Pejabat kepolisian Ghatki Umar Tufail mengatakan, 40 orang tewas dan puluhan lainnya luka-luka. Namun masih ada beberapa jenazah yang tak bisa dievakuasi karena posisinya sulit dijangkau.

"Satu gerbong berada di bawah lokomotif, kami bisa lihat tiga jenazah terjebak di dalam," katanya.

Dua jenazah lain, lanjut dia, juga terjebak di gerbong lain.

"Kami khawatir jumlah korban tewas akan terus bertambah," tuturnya.

Tayangan video yang disiarkan stasiun televisi lokal menunjukkan, petugas medis memberikan infus kepada penumpang yang terjepit di antara bangku kereta.

Menteri Dalam Negeri Sheikh Rashid mengatakan, jalur di mana kecelakaan terjadi dibangun pada 1880-an dan kondisinya sangat memprihatinkan.

Kepolisian setempat sudah memperingatkan pihak berwenang mengenai kondisi rel.

Perdana Menteri Imran Khan menyampaikan belasungkawa kepada keluarga korban tewas. Dia terkejut dengan kecelakaan itu dan berjanji akan melakukan penyelidikan penuh.

Editor: Anton Suhartono

Follow WhatsApp Channel iNews untuk update berita terbaru setiap hari! Follow

Related News

 
iNews Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik lebih lanjut