Get iNews App with new looks!
inews
Advertisement
Aa Text
Share:
Read Next : Somalia Ungkap 3 Motif Berbahaya Israel Akui Kemerdekaan Somaliland, Singgung Palestina
Advertisement . Scroll to see content

Korsel Gelar Latihan Antisipasi Serangan Mendadak Korut, Bawa-Bawa Hamas

Rabu, 27 Desember 2023 - 16:19:00 WIB
Korsel Gelar Latihan Antisipasi Serangan Mendadak Korut, Bawa-Bawa Hamas
Ilustrasi Pemerintah Kota Seoul menggelar latihan simulasi mengantisipasi serangan mendadak Korut ke ibu kota Korsel (Foto: AP)
Advertisement . Scroll to see content

SEOUL, iNews.id - Kota Seoul, Korea Selatan (Korsel), Rabu (27/12/2023), menggelar latihan mengantisipasi serangan mendadak Korea Utara (Korut) ke ibu kota. Latihan tersebut melibatkan lebih dari 1.000 personel militer, polisi, serta petugas layanan darurat.

Wali Kota Seoul Oh Se Hoon dalam pernyataannya mengaitkan serangan Hamas ke Israel terkait latihan simulasi yang digelar hari ini. Latihan kali ini menyimulasikan serangan terhadap fasilitas pasokan air, jaringan telepon, dan koridor kabel listrik dan komunikasi bawah tanah.

“Ada pelajaran berharga bagi kita ketika sistem pertahanan canggih kelas dunia Israel tak berdaya di bawah serangan mendadak Hamas yang dipersenjatai dengan artileri konvensional dan peralatan primitif,” kata Oh, dikutip dari Reuters.

Dia menambahkan, serangan lintas batas Hamas ke beberapa kota Israel pada 7 Oktober menunjukkan, kemampuan militer yang unggul tidak berarti banyak saat musuh melakukan serangan mendadak.

Seoul, kata Oh, sangat rentan terhadap serangan lintas batas dari Korut karena jaraknya hanya 38 km dari perbatasan.

Seoul merupakan pusat pemerintahan, bisnis, dan keuangan dengan penduduk 9,4 juta jiwa. Jumlah itu belum termasuk 1,4 juta orang dari daerah sekitarnya yang bekerja dan bersekolah setiap hari.

Latihan antisipasi serangan ini dilakukan di tengah meningkatnya ketegangan setelah Korut melakukan uji coba rudal balistik antarbenua serta meluncurkan satelit mata-mata pertamanya. Selain itu Korut sejak bulan lalu menggelar kembali aktivitas militer yang dihapus terkait perjanjian tahun 2018.

Korsel menarik diri dari perjanjian tersebut sebagai respons atas peluncuran satelit mata-mata Korut.

Kedua negara bertetangga secara teknis masih berstatus perang. Mereka hanya menyepakati perjanjian gencatan senjata pada Perang Korea 1953, belum kesepakatan damai yang permanen. Sejauh ini belum ada serangan langsung dari Korut ke Seoul sejak Perang Korea berakhir.

Editor: Anton Suhartono

Follow WhatsApp Channel iNews untuk update berita terbaru setiap hari! Follow
iNews.id
iNews Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik lebih lanjut