Get iNews App with new looks!
inews
Advertisement
Aa Text
Share:
Read Next : Mengenal Autopen, Alat Pembuat Tanda Tangan yang Jadi Senjata Trump Serang Joe Biden
Advertisement . Scroll to see content

Korut Lagi-Lagi Tembakkan 2 Proyektil Diduga Rudal Balistik ke Laut Jepang

Kamis, 27 Januari 2022 - 08:28:00 WIB
Korut Lagi-Lagi Tembakkan 2 Proyektil Diduga Rudal Balistik ke Laut Jepang
Uji coba rudal yang diluncurkan dari kereta api oleh Korea Utara. (Foto: Reuters)
Advertisement . Scroll to see content

SEOUL, iNews.idKorea Utara kembali menembakkan dua proyektil seperti rudal balistik ke Laut Jepang yang terletak di lepas pantai timur negara itu. Kabar itu diungkapkan oleh militer Korea Selatan, Kamis (27/1/2022).

Jika proyektil itu terkonfirmasi sebagai rudal, ini akan menjadi uji coba keenam kali yang dilakukan Korut terhadap senjata serupa sepanjang bulan ini.

Reuters melansir, Gabungan Kepala Staf Angkatan Bersenjata Korea Selatan menyatakan bahwa mereka telah mendeteksi peluncuran yang diduga sebagai dua rudal balistik itu sekitar pukul 08.00 pagi waktu setempat. Senjata itu dilepaskan dari sekitar Hamhung, di pantai timur Korea Utara.

Proyektil diduga rudal itu tampaknya telah mendarat di luar Zona Ekonomi Eksklusif Jepang, demikian kantor berita Kyodo melaporkan, mengutip sumber pemerintah negeri sakura.

Sebelumnya, Korea Utara menyatakan bakal memperkuat pertahanannya terhadap Amerika Serikat dan mempertimbangkan untuk “melanjutkan semua kegiatan yang ditangguhkan sementara”. Maksud dari kalimat itu jelas merujuk pada moratorium uji coba senjata nuklir dan rudal jarak jauh yang diberlakukan sendiri oleh Pyongyang.

Pada Selasa (25/1/2022), Korut menembakkan dua rudal jelajah ke laut di lepas pantai timurnya. Awal bulan ini, Pyongyang juga menguji coba rudal taktis; dua rudal hipersonik yang mampu kecepatan tinggi dan bermanuver setelah lepas landas, dan; sistem rudal yang dibawa kereta api.

Serangkaian uji coba rudal itu telah menuai kecaman dari pemerintah di Amerika Serikat dan Jepang. Kegiatan militer itu juga memicu Dewan Keamanan (DK) PBB untuk menggelar pertemuan. Sebelumnya, DK PBB telah memberikan sanksi kepada Korut karena melanggar resolusi yang melarang uji coba rudal balistik.

Korea Utara menayatakan, uji coba rudal adalah hak kedaulatannya untuk membela diri. Negeri komunis itu pun menganggap AS selalu mempertahankan “kebijakan permusuhan” terhadap Pyongyang.

Editor: Ahmad Islamy Jamil

Follow WhatsApp Channel iNews untuk update berita terbaru setiap hari! Follow
iNews.id
iNews Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik lebih lanjut